Tulungagung, ArahJatim.com – Menyikapi perkembangan dinamika anggota dewan yang menjadi sorotan masyarakat, kinerja Badan Kehormatan menjadi tumpuhan, untuk proses lanjutan.
Ditemui usai sidang Paripurna DPRD Tulungagung, Rabu 5/7/2023, Mashud, ketua BK enggan memberikan keterangan, setelah Selasa 4/7/2023 sore, memanggil dua anggota dewan, JT, Yang terlibat insiden di RSUD dr Iskak, dan WN yang terlibat masalah dengan wartawan salah satu media nasional.
Selain itu wakil ketua BK, Widodo juga melakukan hal yang sama ketika ditanyakan apa rekomendasi BK terkait hal tersebut. Tidak diketahui apa latar belakang BK tidak mau memberikan informasi hasil rekomendasi. Hal ini ternyata juga ditunggu ketua DPRD untuk segera memberikan laporan hasil BK, setelah melakukan komunikasi dengan dua personil dewan, JT dan WN, walau dengan dua kejadian yang berbeda.
Ketua DPRD Tulungagung Marsono saat ditemui di kantornya, memberikan keterangan yang sama.
” Saya selaku ketua justru akan mengundang BK, dan meminta apa yang sudah dilakukan BK terkait rekomendasi, dua anggota yang saat ini menjadi sorotan masyarakat. Hal ini penting, agar masyarakat menjadi paham wakil wakilnya bisa menjadi ” panutan ” bagi masyarakat “, kata ketua dewan kepada media yang menemuinya.
Ketika ditanyakan rekomendasi BK, ketua DPRD memberikan waktu, dalam 4 hari kedepan, atau Minggu ini , harus sudah ada laporan.
” Walau hari ini kami bertemu di gedung dewan dengan para anggota dan ketua BK , kami belum sempat komunikasi apa hasil kerja BK kemarin. Saya menunggu hasil itu, dan Minggu ini harus sudah ada. Kalau soal langkah apa yang akan diambil paska ada rekomendasi BK terhadap dua anggotanya , kembali secara diplomatis, ketua akan merujuk apa yang dihasilkan kinerja BK nantinya , dengan pertimbangan lainya. (dni)











