Pertama di Kediri! TPS 3R Ketami Kini Miliki Sistem Digital Karya Mahasiswa KKN UNP Kediri

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Pengelolaan sampah di tingkat desa seringkali terbentur masalah klasik: tumpukan buku catatan manual yang rawan rusak dan proses rekapitulasi data yang memakan waktu berhari-hari. Namun, pemandangan berbeda terlihat di TPS 3R “Indah Pada Waktunya” Kelurahan Ketami, Kota Kediri.

​Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), kelompok 35 mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri berhasil menghadirkan inovasi berupa sistem administrasi digital yang mengubah wajah tata kelola sampah menjadi lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Memangkas Birokrasi, Meminimalisir Human Error

pasang iklan_rev3

​Koordinator Pembuatan Sistem, Muhammad Ubaidillah Ridlo, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap kendala dasar yang ditemukan di lapangan. Sebelumnya, petugas harus melakukan pencatatan berulang di buku fisik yang berisiko hilang, sobek, atau rusak.

​”Proses rekapitulasi bulanan biasanya memakan waktu 2 hingga 3 hari kerja, sangat tergantung pada waktu luang petugas. Dengan aplikasi ini, kita pangkas waktu administrasi hingga 80%. Petugas kini bisa lebih fokus pada pelayanan fisik dan pengolahan sampah,” ujar Ridlo ditemui di TPS 3R Ketami, Rabu (11/2/2026) 

​Selain efisiensi waktu, sistem ini menjamin akurasi data. Risiko human error dalam perhitungan biaya dan berat sampah dapat ditekan seminimal mungkin. Bahkan, aplikasi ini dilengkapi fitur pemetaan wilayah (database spasial) untuk mengoptimalkan rute penjemputan sampah pelanggan.

Transparansi Keuangan Real-Time bagi Masyarakat

​Salah satu keunggulan utama yang diusung adalah aspek akuntabilitas. Sistem ini menciptakan jejak digital yang tidak dapat dimanipulasi, memungkinkan penyajian laporan keuangan secara real-time kepada masyarakat maupun perangkat desa.

​Wakil Ketua Kelompok 35 KKNT UNP Kediri, Dwi Lingga Astuti, menyebutkan bahwa kolaborasi ini berlangsung singkat namun intens sejak 21 Januari hingga 14 Februari 2026.

​”Kami sempat ragu apakah sistem ini bisa selesai dalam waktu sesingkat itu. Alhamdulillah, berkat dukungan Dinas terkait dan pihak TPS, sistem ini jadi dan langsung bisa digunakan. Rencananya, sistem ini juga akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)-nya,” kata Dwi.

Jadi Ikon Kota Kediri dan Inspirasi Akademis

​Apresiasi tinggi datang dari pimpinan TPS 3R Indah Pada Waktunya, Sutiadi. Ia menyebut kehadiran 38 mahasiswa KKN UNP Kediri sebagai sebuah anugerah, mengingat TPS tersebut baru saja beroperasi pada Januari lalu.

​”Program ini sangat kami butuhkan. Tidak hanya aplikasi administrasi, adik-adik mahasiswa juga membantu program Biofori, praktek pembuatan kompos, hingga sosialisasi ke RT-RW. Harapan kami, TPS 3R ini bisa menjadi ikon Kota Kediri,” ungkap Sutiadi dengan bangga.

​Senada dengan hal tersebut, Lurah Ketami, Yusuf Iswanto, SE, mengaku terkesan dengan kelengkapan fitur aplikasi yang dibuat mahasiswa.

​”Saya tidak menyangka fiturnya selengkap itu; mulai dari pendaftaran, iuran, pendataan, hingga tabel volume sampah. Ini sangat berguna dan langsung bisa diaplikasikan di Kelurahan Ketami,” tutur Yusuf setelah menyaksikan presentasi sistem tersebut.

​Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi pemantik bagi perguruan tinggi lain di Kota Kediri untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi di tingkat lokal. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.