Peringati Hari Korupsi Sedunia, Ini Yang di Lakukan  Kejaksaan di SMA 1 Negeri Kabupaten Kediri

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia atau International Anti-Corruption Day. Kejaksaan Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi di Sekolah SMA 1  Negeri 1 Pare, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa No. 41, Pare, Kabupaten Kediri, hari Selasa 12 Desember 2023.

Dari Kejaksaan Kabupaten Kediri ada Johan Setya Adhyaksa selaku Kasubsi Intelijen Kejari Kab Kediri didampingi Mayang Ratnasari selaku Jaksa Fungsional Bidang Pidana Khusus Kejari Kab Kediri

Menurut Johan Setya Adhyaksa diadakannya Kegiatan yang pertama tentunya wawasan kepada adik-adik atau siswa-siswa tentang pengenalan hukum. 

pasang iklan_rev3

“Kami ingin memberikan pengenalan dan wawasan kepada siswa-siswi di tingkat SMA khususnya di SMA Negeri 1 Pare Kediri tentang pencegahan tindak pidana korupsi dan juga pengenalan kepada siswa-siswi bisa lebih memahami dan juga mengerti apa-apa saja yang perlu dihindari dan tidak melanggar hukum,” kata Johan. 

Johan menjelaskan dengan diberikan ilmu dan wawasan kepada siswa siswi tentang pengenalan hukum terkait tindak pidana korupsi yang berdampak kerugian keuangan negara. Dan, juga terkait hal-hal kompleks dan lebih relevan untuk memberikan pemahaman kepada siswa siswi sekaligua bapak Ibu guru agar Kenali Hukum dan Jauhi Hukuman, ” ujarnya. 

Johan juga menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan program khusus dari Kejari Kabupaten Kediri yang berkaitan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. 

“Kami berikan sosialisasi dan pemahaman hukum terkait dengan pencegahan tindak korupsi sedini mungkin kepada siswa siswi, agar kelak di kehidupan ke depan dapat mencegah terjadinya tindak korupsi,” ungkapnya. 

Ditempat yang sama Drs Tajudin Subekti, M.Si Kepala SMA Negeri 1 Pare Kediri menyampaikan, hari ini pihak sekolah SMA Negeri 1 Pare kedatangan tamu dari Kejaksaan Negeri Kab Kediri untuk menyelenggarakan acara sosialisasi terkait tindak pidana korupsi dalam rangka memperingati hari korupsi sedunia. 

“Oleh karena itu, pihak sekolah mempersiapkan guru pendidik dan siswa siswi kelas 10,11 dan 12 untuk untuk hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, ” ucap Tajudin.

Tajudin menambahkan dengan kegiatan sosialisasi ini ada masukkan positif buat Guru yang memiliki kekuatan untuk membentuk karakter anti korupsi pada diri peserta didik, dan salah satu fondasi terpenting adalah nilai-nilai kejujuran dan integritas.

“Hal ini menjadi semakin penting ketika kita memandang peran guru atau tenaga pendidik di sekolah sebagai kunci perubahan, “pungkasnya.(das) 

No More Posts Available.

No more pages to load.