Probolinggo, ArahJatim.com – Seorang pengamen asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tewas setelah tertabrak Kereta Api Sri Tanjung jurusan Banyuwangi–Yogyakarta di jalur rel wilayah Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Selasa siang (23/12/2025).
Proses evakuasi korban berlangsung sulit karena kondisi jasad yang tercerai-berai. Sejumlah warga bersama petugas terpaksa menyisir sepanjang sekitar 100 meter jalur rel untuk mengumpulkan bagian tubuh korban yang tersebar di sekitar lokasi kejadian. Potongan jasad yang berhasil ditemukan kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik sebelum dievakuasi menggunakan ambulans ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo.
Seorang penjaga pintu perlintasan yang berada tak jauh dari lokasi mengungkapkan, sebelum kejadian korban sempat terlihat duduk seorang diri di pos tepi rel. Namun saat KA Sri Tanjung melintas dari arah timur, korban tiba-tiba melompat ke jalur rel dan terjatuh.
“Awalnya saya lihat dia duduk di pos. Tapi saat kereta lewat, dia malah meloncat dan terjatuh di tengah rel,” ujar Megi Ardana, petugas penjaga pintu perlintasan.
Kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak sempat berhenti hingga menabrak korban. Identitas korban diketahui bernama Aan Anto (34), warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi menduga kuat peristiwa tersebut merupakan tindakan sengaja, meski motifnya hingga kini belum diketahui.(dnde)










