Pemkot Blitar Kembali Raih Anugerah Kota Sehat Swasti Saba Wistara

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49089310708_de8d32f483_b.jpg
Plt. Walikota Blitar Drs. Santoso dan petugas Dinas Kesehatan berfoto usai menerima penghargaan. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

Blitar, ArahJatim.com – Prestasi demi prestasi terus diraih Kota Blitar. Kali ini dari bidang kesehatan. Plt. Wali Kota Blitar Drs. Santoso kemarin (19/11/2019) menerima penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wistara yang diserahkan oleh Mendagri Tito Karnavian di Jakarta. Penghargaan ini merupakan level tertinggi dalam anugerah Kota Sehat. Sebelumnya, Kota Blitar telah meraih Kota Sehat Swasti Saba Padapa dan Swasti Saba Wiwerda.

Plt. Wali Kota Blitar Drs. Santoso menyatakan, bahwa untuk meraih Kota Sehat Swasti Saba Wistara diperlukan sinergi dari berbagai pihak.

“Dibutuhkan kerja keras bersama yang diikuti dengan kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Kota Blitar dalam rangka menunjang terwujudnya Kota Sehat. Terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat dan semua pihak yang memberikan kontribusi dan dukungan atas diraihnya (predikat) Kota Sehat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Blitar dengan prinsip APBD Pro-Rakyat menaruh perhatian khusus kepada bidang kesehatan. Di dalam dokumen perencanaan, kesehatan merupakan bidang prioritas utama pembangunan daerah. Dari sisi anggaran, bidang kesehatan bersama bidang pendidikan juga mendapatkan porsi anggaran yang relatif besar.

”Kebijakan fokus pada kesehatan dan pendidikan ini akan kami pertahankan. Tentu bukan tidak memperhatikan bidang lain. Dan terbukti mampu meraih Swasti Saba Wistara. Ini merupakan salah satu bukti pembangunan bidang kesehatan sudah on the track record,” tambah Plt. Walikota Santoso.

Penghargaan ini bukan merupakan tujuan satu- satunya. Santoso berharap yang lebih penting adalah implementasi untuk menerapkan budaya hidup sehat dalam kehidupan nyata. Santoso menambahkan perilaku hidup sehat harus menjadi budaya sekaligus kebutuhan bagi masyarakat Kota Blitar.

“Kami memberikan apresiasi kepada Forum Blitar Kota Sehat yang dapat mensinergikan peran berbagai pemangku kepentingan. Forum ini memberi masukan kepada Pemerintah Kota Blitar dalam mengambil kebijakan,” ujar Santoso.

Sebelumnya, Kota Blitar sudah tiga kali mendapatkan anugerah Kota Sehat. Dengan sistem penyelenggaraan dua tahun sekali setiap tahun ganjil, tiga tahun ganjil sebelumnya Kota Blitar meraih dan mempertahankan Kota Sehat. Tahun 2013 Kota Blitar mendapatkan Swasti Saba Padapa dengan dua tatanan yakni kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum dan kehidupan masyarakat yang mandiri.

Sementara pada tahun 2015 Kota Blitar naik tingkat memperoleh Swasti Saba Wiwerda dengan empat tatanan yakni kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum dan kehidupan masyarakat yang mandiri ditambah dengan kawasan pariwisata sehat dan kawasan sarana lalu lintas dan pelayanan transportasi.

Untuk tahun 2017 Kota Blitar mengajukan enam tatanan dan berhasil meraih Swasti Saba Wistara. Dan tahun 2019 ini Kota Blitar dengan tujuh tatanan yang diajukan berhasil mempertahankan Swasti Saba Wistara. Sejak tahun 2011 Forum Blitar Kota Sehat telah terbentuk. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya telah memberikan dukungan bagi terwujudnya Kota Sehat. Partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam Forum Blitar Kota Sehat dan kegiatan nyata di lapangan juga sangat tinggi, sehingga hasilnya sangat positif . (adv.hms/mua)