Pamekasan, ArahJatim.com – Kabupaten Pamekasan hanya mendapatkan 417, orang untuk Kuota Calon Jemaah Haji (CJH) untuk tahun 2022, termasuk cadangan dan tambahan yang baru masuk serta petugas medis untuk mendampingi para jemaah haji yang berangkat ke tanah suci Mekkah.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Mawardi menjelaskan “Bahwa setelah dua tahun keberangkatan Haji dari kabupaten Pamekasan sempat tertunda akibat pandemi Covid 19. Syukur Alhamdulillah setelah penantian yang cukup lama akibat penyebaran virus, di tahun ini kabupaten Pamekasan sudah bisa memberangkatkan 417 CJH yang berangkat dikloter 23,” terangnya kepada ArahJatim.com, saat ditemui diruang Kerjanya. Kamis (02/06/2022).
“Jemaah haji untuk Kabupaten Pamekasan yang berangkat tahun ini adalah para jemaah yang mendaftar pada tahun 2011 dan untuk porsi tahun pemberangkatan 2020, total jamaah yang seharusnya berangkat 986 CJH, namun berhubung regulasi dari pemerintah kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan pembatasan Kouta kepada setiap Negara termasuk Indonesia pandemi ini,”jelasnya
“Indonesia mendapatkan kuota pemberangkatan sebesar 45,6 persen ditahun ini, dari itulah kemudian untuk Kabupaten pamekasan menjadi 443 CJH dan perlu diketahui juga dalam peraturan dari kerajaan Arab Saudi terdapat pembatasan umur maksimal yaitu 65 tahun dimasa pandemi ini, namun tidak usah khawatir karena kebijakan peraturan ini hanya bersifat sementara dimasa pandemi C19 dan dimungkinkan jika covid ini sudah tidak ada, akan kembali normal lagi. Namun terdapat juga jemaah yang melakukan pembatalan dengan alasan yang tidak bisa kumpul dengan mahram, alasan kesehatan sehingga mereka menunda atau mengundurkan diri, tetapi untuk jemaah Kabupaten Pamekasan ini berjumlah 417 CJH, yang bisa diberangkatkan setelah diverifikasi oleh tim seleksi.” Ujar Mawardi.
“Kami dari Kementerian Agama Pamekasan berharap seluruh CJH untuk menjaga kesehatannya, membiasakan cara ibadah, berkumpul dengan para jemaah dari seluruh negara. Semua kebiasaan yang tidak baik harus dihilangkan, karena waktu ibadah lebih banyak dari pada istirahat, tetap fokus dalam menjalankan ibadah, selalu cek kesehatan kepada dokter (tim medis) pendamping dari Pamekasan apabila terdapat keluhan dan semoga para calon jemaah haji kabupaten Pamekasan bisa sempurna agar mendapat serta menjadi Haji yang Mabrur.(ndra)











