Pelatih Barito Murka Timnya Gagal Mentas dari Zona Degradasi

oleh -

Surabaya, ArahJatim.com – Liga 1 musim ini diputuskan tanpa degradasi. Entah karena keputusan tersebut, performa Barito Putera yang berada di zona merah terkesan menurun. Itu terlihat saat mereka menelan kekalahan 1-2 oleh Madura United kemarin.

Kekalahan di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, tersebut membuat Barito Putera tetap di zona merah. Mereka berada di tangga ke-16 dengan baru mengoleksi 15 poin. Hasil itu ternyata membuat Rodney Goncalves muntap.

Pelatih Barito Putera tersebut tidak senang timnya gagal mentas dari zona merah.

arahjatim new community
arahjatim new community

“Kami tahu saat ini Liga 1 tanpa degradasi. Tapi, di sini (Indonesia) semua aturan bisa berubah,’’ sembur Rodney. ’’Kami belum tahu ini (tanpa degradasi) sudah fix atau tidak,’’ imbuh pelatih asal Brasil tersebut.

Karena itu, Rodney menegaskan bahwa tidak ada main mata. Rodney tetap meminta anak asuhnya untuk tampil maksimal. ’’Kami tidak peduli ada degradasi atau tidak. Kami harus 100 persen,’’ tambahnya.

Sejatinya, tuan rumah sempat unggul melalui sepakan Nazar Nurzaidin pada menit ke-30. Tapi, hanya butuh waktu enam menit bagi Madura United untuk menyamakan skor. Adalah Malik Risaldi yang mampu membobol gawang Joko Ribowo.

“Kami tampil agresif. Tapi, saat gol penyeimbang datang, pemain seperti hilang fokus,’’ beber Rodney.

Hilang fokus itu membuat mereka kebobolan gol kedua. Alberto Goncalves memastikan kemenangan tim tamu pada menit ke-81. Meski kalah, Rodney memuji penampilan anak asuhnya.

’’Di putaran pertama kami kalah 0-8 oleh Madura United. Sekarang, kami bahkan nyaris memenangkan pertandingan. Ini progres yang bagus,’’ beber Rodney.

Bagi Madura United, hasil tersebut membuat mereka tetap berada di jalur perebutan juara. Laskar Sape Kerrap menempati posisi kedua dengan 36 poin. Terpaut satu poin dari PSM Makassar yang kemarin menang telak 4-0 atas PSS Sleman.

’’Banyak yang berpikir, bagaimana kami bisa mempertahankan performa di putaran pertama? Tapi, organisasi tim membuat kami menang,’’ kata pelatih Madura United Fabio Lefundes.

Dalam laga itu, dia juga menurunkan tiga pemain barunya. Hasyim Kipuw dan Taufik Hidayat masuk pada menit ke-88. Sementara Kwabena Appiah turun sejak menit ke-74.

Meski tidak mencatatkan gol atau assist, performa tiga pemain itu mendapat pujian. ’’Pemain yang saya masukkan di babak kedua tampil dengan baik. Mereka ikut andil dalam kemenangan ini, termasuk bisa tercipta gol kedua,’’ tutup pelatih asal Brasil tersebut. (Jawapos.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.