Tulungagung, ArahJatim.com – Uforia puasa memang selalu terjadi dari tahun ketahun. Dalam hal ini termasuk pernak pernik didalamnya. Sebenarnya sejak 3 periode lalu suasana sahur, berjalan biasa biasa saja, termasuk ronda manual yang dilakukan kelompok anak muda lokal, untuk membangunkannya gunakan melaksanakan ibadah sahur.
Dalam seminggu berjalan, pelaksanaan ibadah puasa, kegiatan ronda malam , banyak armada roda empat yang mengusung peralatan sound system besar, untuk keliling daerah, bahkan lintas daerah , melakukan ronda sahur.
Dirasa menggangu suasana akhirnya polres Tulungagung melakukan penertiban hal hal seperti ini. Kapolres Tulungagung, melalui kasi Humas polres, Iptu M. Ansori, membenarkan penertiban ini.
” Pada hari minggu tanggal 10 Maret 2022 menjelang subuh ada laporan melalui telepon dari masyarakat bahwa ada ronda sahur degan menggunakan mobil pick up dan sound system yang diikuti oleh pemuda sekitar 100 orang ada yang menggunakan kaos dari salah satu perguruan silat.Usai terima laporan dari masyarakat, Anggota Polres Tulungagung dan jajaranya dalam hal ini yang lagi patroli lalu cek ke lokasi sesuai informasi yang diberikan oleh masyatakat dan diketemukan di Desa Karangrejo kecamatan Boyolangu, kemudian dilakukan penindakan berupa penilangan dikarenakan pengemudi tidak memiliki SIM dan barang bukti mobil diamankan di Mapolres”,ungkap Iptu Ansori.
Pihaknya mengimbau para remaja dan masyarakat yang biasanya melakukan ronda sahur on the road (SOTR) untuk mengalihkan kegiatan dengan tadarus di musala dan masjid. (dni)










