Melalui Rail Library, PT KAI Tumbuhkan Budaya Gemar Membaca Sejak Dini

oleh -
Tak hanya membaca buku, di dalam Rail Library siswa-siswi SD juga bisa membaca e-book dan menikmati tontonan video edukasi. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, Arahjatim.com – Guna menumbuhkan minat baca dan menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi para siswa sekolah dasar, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengubah gerbong kereta api menjadi perpustakaan digital atau Rail Library.

Dan kali ini Rail Library tiba di Stasiun Kota Blitar. Kedatangan Rail Library ini langsung diserbu oleh ratusan siswa-siswi sekolah dasar SDN Sukorejo 3 dan SDN Kepanjenkidul 1 Kota Blitar. Di dalam Rail Library ini terdapat enam unit PC lengkap dengan fasilitas wifi. Dua buah TV LED 60 inci juga terpasang untuk menampilkan video tentang perkeretaapian.

“Baru kali ini naik dan melihat Rail Library. Ternyata tempatnya enak buat baca-baca. Apalagi petugasnya juga ramah-ramah. Saya tadi juga diajari cara buka e-book,” tutur Azzahra, siswa kelas 5 SDN Kepanjenkidul 1, Kamis (27/9/2018).

Namun karena siswa-siswi ini harus kembali ke sekolah, mereka pun tidak bisa berlama-lama berkunjung. Beberapa siswa mengaku kurang puas, karena kunjungan mereka ke Rail Library terlalu singkat.

“Maunya belajar buka e-book lama. Tapi sama petugasnya diminta gantian jadi hanya sepintas. Semoga lain kali bisa belajar seperti ini lagi,” timpal Putri, siswa kelas 3.

Vice President Daop 7 Madiun, Sulthon Hasanudin mengatakan, tak hanya itu, mereka juga tampak menikmati paparan video terkait perkeretaapian yang ditayangkan di TV LED.

“Di era digital ini, kita berinovasi agar anak-anak ini senang membaca. Ini merupakan salah satu langkah awal dari PT KAI untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Sulthon Hasanudin.

Sulthon menambahkan, Rail Library ini menyediakan e-book sebanyak 63 files, 128 video edukasi, 764 eksemplar buku manual dan 350 buah judul buku.

“Kami standby di sini dari pukul 08.00 sampai pukul 14.00 WIB. Jadi panjang kesempatan buat anak-anak membawa koleksi buku atau membuka e-book yang ada,” pungkasnya. (mua)