Banyuwangi, ArahJatim.com – Penemuan sesosok mayat perempuan menggegerkan warga Lingkungan Karangasem, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Selasa (29/10/2019) malam. Mayat perempuan itu pertama kali ditemukan secara tak sengaja oleh seorang pencari rumput. Korban yang diketahui bernama Suwati (52) itu ditemukan dalam posisi tergeletak di pinggir rel kereta api tepat di belakang rumahnya. Penemuan mayat ini langsung dilaporkan kepada warga sekitar.
Awalnya, mayat ibu dua anak tersebut sempat akan langsung dikebumikan. Lantaran merasa ada kejanggalan atas kematian korban, keluarga melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Glagah yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dan jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk diautopsi.
“Keluarga memang meminta Polisi untuk menyelidiki dan kita setuju dengan proses autopsi biar penyebab kematian saudara saya itu diketahui dengan pasti. Biar tidak timbul fitnah juga,” kata Rudi, keponakan korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, suami korban mengaku tak menyangka jika istrinya telah meninggal dunia dan sudah menjadi mayat tepat di belakang rumahnya. Suami korban mengira bahwa istrinya tak pulang ke rumah lantaran sedang singgah di rumah anaknya yang berada di desa lain.
Dari hasil pemeriksaan tim dokter RSUD Blambangan, ditemukan adanya luka bakar di sekujur tubuh korban seperti tersiram air panas. Tim dokter juga menemukan luka memar di bagian belakang kepala korban yang mengakibatkan adanya pendarahan di otak hingga akhirnya korban meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan (otopsi), ada luka bakar di hampir seluruh tubuhnya, bukan karena terbakar kena api, tapi seperti terkena tersiram air panas. Penyebab kematian ya karena pendarahan di dalam otak. Ada trauma benda tumpul di kepala bagian belakang sebelah kiri,“ kata dr. Solakhudin – Tim Forensik RSUD Blambangan.
Hingga kini pihak unit reskrim Polsek Glagah dan tim identifikasi Satreskrim Polres Banyuwangi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Pihak kepolisian akan kembali melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk suami korban.
“Kita tadi sudah melakukan olah TKP, tapi untuk memperjelas kasus ini, kita akan lakukan olah TKP lagi. Insya Allah setelah pemakaman korban. Untuk kesimpulan sementara kita belum bisa menyampaikan. Akan kita sampaikan setelah semuanya selesai ya,” kata AKP Imron, Kapolsek Glagah di RSUD Blambangan, Selasa malam.
Setelah proses autopsi selesai dilakukan, jenazah korban yang sudah dimandikan langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.(ful)











