Mas Dhito, Genjot UMKM, Pertanian dan Tempat Wisata Untuk Pulihkan Ekonomi

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Kampanye blusukan Calon tunggal Bupati Kediri Tahun 2020, Hanindhito Himawan Pramono atau Mas Dhito hari Minggu (28/11) ke tempat pengolahan nanas di Desa Sempu dan Blusukan UMKM Hidroponik, Desa Manggis Kecamatan Ngancar.

Mas Dhito berdialog dengan pelaku atau pengiat pengolahan nanas dan warga setempat untuk mengetahui keluhan calon warganya.

Menurut Mas Dhito mereka menyampaikan persoalan belum tercover oleh BPJS kesehatan, dan Putra Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung ini mengatakan disinilah pentingnya pemerintah Kabupaten Kediri hadir untuk mengcover melalui Jamkesda, namun ada persoalan tentang syarat dan kriteria yang berlaku harus dikaji lagi lebih dalam supaya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.

Tentang pemulihan ekonomi setelah pandemi Mas Dhito mengucapkan ini sebenarnya salah satu caranya yaitu dengan mengenjot UMKM

Seperti Pak Iskandar penggiat hidroponik ini sudah bagus hasilnya, bisa dilihat sayang cuman ini masih menggunakan pupuk kimia kalau ini menggunakan pupuk organik makan jauh lebih bagus lagi hasilnya.

Itu yang pertama yang kedua menghidupkan kembali pertanian yang ada di Kabupaten Kediri, Kabupaten Kediri sekarang ini sebenarnya bisa bangkit dari pandemi, kalau kita tidak mengalami kelangkaan pupuk, yang jadi persoalan sekarang kita mengalami kelangkaan pupuk maka pertaniannya pun juga lesu, lalu UMKM juga demikian.

Lebih lanjut Mas Dhito mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Kediri seharusnya bisa lebih maksimal dalam memasarkan UMKM yang ada di desa-desa dan tidak lupa juga seharusnya pemerintah juga berani untuk membuka kembali tempat pariwisata tapi kalau memang ada pengelolaan yang melanggar protokol kesehatan pemerintah harus menutupnya.

“Jadi artinya ada ruang yang diberikan kepada warga supaya mereka tetap mendapatkan penghasilan melalui tempat wisata tersebut, tapi kalau harganya tidak mematuhi protokol ya maka harus tegas dicabut kembali,” ujarnya.(das)