Kediri, ArahJatim.com – Sebanyak 242 guru dan tenaga kependidikan non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kediri menerima bantuan langsung tunai (BLT) untuk modal usaha. Bantuan ini merupakan salah satu program dari Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer.
Bantuan Sebesar 3 Juta Rupiah per Orang
Setiap guru honorer yang sudah memiliki usaha, mulai dari warung, jualan pakaian, hingga usaha kuliner, mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta. Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini menekankan agar bantuan tersebut digunakan dengan bijak untuk mengembangkan usaha mereka. Ia juga mengingatkan agar dana tidak dipakai untuk hal-hal yang tidak produktif.
Bentuk Kepedulian Berkelanjutan
Bantuan modal ini bukan satu-satunya bentuk kepedulian Mas Dhito terhadap guru non-ASN. Sejak awal kepemimpinannya, ia juga telah memberikan insentif tambahan untuk para guru honorer.
Salah satu penerima bantuan, Binti Erfa Jumala, seorang guru TK yang telah mengabdi selama 21 tahun, merasa sangat senang. Ia berencana menggunakan bantuan tersebut untuk membeli oven tangkring bagi usaha katering yang sudah ia jalani selama lima tahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu usahanya berkembang lebih baik. (das)






