Marinir Indonesia Latih Marinir AS Makan Kelor Dan Ular

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48461528832_ed227c2c96_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sebanyak 250 pasukan Marinir Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat atau United States Marine Corps (USMC) menggelar latihan perang gabungan di Hutan Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Minggu (4/8/2019) sore. Latihan perang ini merupakan bagian dari latihan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 yang sudah dihelar kesekian kalinya oleh korps marinir dari kedua negara.

Tak hanya materi strategi dan taktik berperang saja, para prajurit Amerika juga mendapatkan pelajaran berharga dari marinir Indonesia, yakni bertahan hidup di tengah hutan tropis khas Indonesia. Dengan memanfaatkan tanaman dan hewan yang ada di hutan para marinir AS dikenalkan berbagai macam tanaman yang bisa dimakan. Mulai dari daun kelor hingga batang pohonnya yang banyak mengandung air.

Marinir AS juga dilatih bagaimana menjinakkan hewan yang ada di tengah hutan seperti, biawak dan ular berbisa. Selain itu mereka juga diajak untuk membiasakan diri memakan hewan buas agar bisa bertahan hidup di tengah hutan. Para marinir Amerika tampak antusias mengikuti seluruh kegiatan jungle survival yang diberikan oleh pelatih.

pasang iklan_rev3

Setelah materi jungle survival, pasukan gabungan dilatih untuk melakukan patroli tempur dan perang gerilya. Dimana para prajurit marinir melakukan patroli keliling hutan dengan menyusuri aliran sungai, tebing hingga perbukitan dengan membawa perlengkapan senjata lengkap.

Marinir kedua negara tersebut juga dilatih cara membuat jebakan bom di dalam hutan agar para musuh bisa kalah dalam medan perang hingga berlatih bersama menembak dari jarak jauh dengan senapan laras panjang.

 “Tujuan latihan ini untuk melaksanakan kerja sama internasional maupun hubungan bilateral khususnya untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI maupun USMC dalam menghadapi tugas-tugas ke depan,” kata Letkol (Mar) Arip Supriyadi – Perwira Pelaksana Latihan.

Latihan perang bersama berlangsung selama enam hari di pusat latihan tempur Korps Marinir Baluran Karangtekok, Situbondo dan Hutan Selogiri Banyuwangi. Latihan perang bersama tersebut mendapat respon positif dari marinir Amerika Serikat.

Di mana prajurit AL Amerika banyak belajar kepada marinir Angkatan Laut Indonesia terutama ketika berlatih cara bertahan hidup hingga perang gerilya di tengah hutan. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.