MADIUN, ArahJatim.com – Momentum libur sekolah tahun 2026 membawa gairah tersendiri bagi dunia transportasi massal. Wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan volume pengguna jasa kereta api yang terus merangkak naik. Hingga pertengahan masa liburan ini, ratusan ribu pelancong tercatat memadati sejumlah stasiun di wilayah Daop 7.
Berdasarkan data terbaru per Selasa, 30 Juni 2026, pergerakan penumpang didominasi oleh kedatangan pelanggan yang ingin menghabiskan waktu liburannya di kampung halaman atau destinasi wisata sekitar Madiun.
Sejak kick-off masa libur sekolah pada 19 Juni lalu hingga hari ini, secara kumulatif ada sebanyak 106.110 penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun. Adapun puncak kedatangan tertinggi sejauh ini terjadi pada Minggu, 28 Juni 2026, di mana stasiun-stasiun Daop 7 menyambut 10.532 penumpang hanya dalam waktu satu hari.
Tidak hanya kedatangan yang padat, arus keberangkatan (penumpang naik) dari Daop 7 Madiun juga tidak kalah masif. Pada periode yang sama (19–30 Juni), kumulatif penumpang yang berangkat mencapai 104.317 orang.
Menariknya, tren keberangkatan tertinggi juga mengkristal pada hari Minggu, 28 Juni 2026 dengan angka 10.284 penumpang—meningkat tipis dibanding akhir pekan sebelumnya (21 Juni) yang mencatat 10.068 penumpang. Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat yang sangat dinamis selama musim liburan kali ini.
Berkah Program Diskon Tiket Libur Sekolah
Tingginya antusiasme masyarakat tahun ini tentu bukan tanpa alasan. Selain rindu berlibur, minat warga untuk memilih moda transportasi kereta api juga didongkrak oleh hadirnya program diskon transportasi spesial libur sekolah. Program menarik ini bergulir untuk keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026 mendatang.
Hingga akhir Juni, tercatat sebanyak 46.899 tiket telah ludes dipesan oleh masyarakat. Angka tersebut mencakup kereta api (KA) keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun maupun KA-KA jalur melintas yang melewati wilayah tersebut. Pihak KAI memprediksi angka penjualan tiket ini akan terus meroket tajam seiring dengan sisa masa liburan yang masih menyisakan beberapa hari lagi.
Stasiun Madiun Sedang Bersolek, Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal
Di tengah tingginya animo masyarakat, ada pemandangan berbeda di Stasiun Madiun. KAI Daop 7 saat ini tengah gencar melakukan pekerjaan penataan dan pengembangan fasilitas (revitalisasi) besar-besaran demi mendongkrak kenyamanan jangka panjang bagi para pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, memberikan catatan khusus sekaligus imbauan bagi para calon penumpang yang akan berangkat maupun tiba melalui Stasiun Madiun. Ada beberapa titik krusial yang saat ini sedang dalam proses penataan, antara lain:
- Perluasan Area Parkir: Rekayasa alur masuk dan keluar kendaraan sedang diterapkan guna mengurai potensi kemacetan di area depan stasiun.
- Penataan Alur Penumpang (Flow Penumpang): Pemindahan sementara beberapa akses pintu boarding dan area tunggu untuk mendukung kelancaran konstruksi.
- Modernisasi Fasilitas Komersial: Penataan ulang area tenant makanan dan ruang tunggu agar nantinya tampil lebih tertib, bersih, dan luas.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses revitalisasi ini berjalan. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh penumpang untuk mengalokasikan waktu yang cukup dan datang lebih awal ke stasiun—minimal 30 menit sebelum jam keberangkatan—guna menghindari risiko terlambat,” ujar Tohari hangat.
Tohari juga mengingatkan para pelanggan agar lebih jeli memperhatikan petunjuk arah (signage) sementara yang tersebar di area stasiun serta selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama. Bagi Anda yang hendak bepergian, pastikan jadwal keberangkatan aman dan selamat menikmati perjalanan liburan yang berkesan! (das)











