Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Ke Banyuwangi

oleh -
oleh

“Partikel plastik yang tertelan ikan akan menjadi racun dalam tubuh ikan, bila dimakan, ini akan menimbulkan penyakit, salah satunya stunting. Kita tidak ingin hal ini terjadi. Saya minta agar nelayan ikut peduli agar sampah plastik tidak lagi masuk ke laut dan kehidupan ikan yang sehat bisa berlanjut,” terang Luhut.

Menko Luhut juga meminta agar nelayan ikut menjaga tanaman mangrove di sekitar pantai sebagai tempat berkembang biak ikan.

pasang iklan_rev3

“Saya lihat dari udara mangrovenya sangat bagus, jadi tolong dijaga, termasuk dari serbuan sampah,” harapnya.

Terkait masalah sampah, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan wilayah Muncar saat ini menjadi salah satu fokus penanganan pemerintah daerah. Bersama dengan salah satu NGO dunia asal Norwegia Systemiq, Pemkab terus melakukan pendampingan penanganan sampah laut. Program yang dijalankan ini telah berjalan satu tahun dengan mendorong peningkatan kapasitas warga desa dalam masalah pengelolaan sampah.

“Alhamdulillah, meski masih melibatkan 3.214 KK, namun sudah mulai tumbuh budaya di kalangan masyarakat untuk mengurangi serta mengolah sampah di kawasan Muncar. Targetnya, ada 22 ribu KK ikut program ini pada akhir 2019,” kata Anas.

Di TPST Desa Tembokrejo, Muncar, sampah yang diangkut dari rumah warga lantas dipilah dan dikelola oleh Bumdes setempat. Sampah organik dimanfaatkan untuk kompos dan budidaya larva lalat black soldier fly. Larva lalat jenis ini memiliki kemampuan mengurai sampah organik selain juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.

Sementara yang nonorganik, dipilah sesuai jenisnya untuk dijual. Sejak April 2018 hingga Februari tahun ini, jumlah sampah nonorganik yang terjual mencapai 10,4 ton oleh 16 pengepul sampah.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.