Lumajang, Arahjatim.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Bustanul Ulum (STAIBU) kembali mengukuhkan puluhan Mahasiswanya sebagai sarjana pendidikan dalam Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-VI di Halaman Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Lumajang pada Senin (27/10/2025).
Dalam prosesi akademik yang penuh khidmat tersebut, sebanyak 64 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai sarjana Program Studi Manajemen Pendidikan Islam.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Pimpinan Senat STAIBU setelah para mahasiswa dinyatakan lulus dan memenuhi seluruh persyaratan akademik kampus.
“Wisuda ini adalah momen sakral, jadi maknai sebagai bagian dari perjalanan yang bermakna sebagaimana “Hari ini adalah hasil dari masa lalu, dan masa depan ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini. Karena itu, jangan berhenti belajar dan berbuat baik”, ungkap Nur Yasin, Ketua STAIBU Lumajang.
Ia juga menambahkan, STAIBU terus membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi lain guna meningkatkan mutu akademik dan kontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia di Lumajang.
“STAIBU siap berkolaborasi, tidak hanya dengan instansi pemerintah namun juga dengan kampus lain. Karena kita ingin tumbuh bersama untuk memajukan Lumajang”, tambahnya.
Senada dengan Ketua STAIBU, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, KH Dimas Abdul Adim Affan, turut memberikan pesan penuh makna kepada para wisudawan.
“Ilmu yang didapat harus bermanfaat, salah satu dengan semangat khidmah atau mengabdi kepada masyarakat dan bangsa”, tuturnya.
Hadir pula Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Ilhamullah Sumarkan yang hadir bersama perwakilan seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kabupaten Lumajang dan Jember.
Prof. Sumarkan juga menyampaikan bahwa saat ini di Jawa Timur memiliki 192 perguruan tinggi Islam swasta di bawah naungan Kopertais IV.
Jumlah ini menjadi motivasi bagi setiap kampus untuk terus berkembang dalam penguatan mutu agar perguruan tinggi seperti STAIBU dapat naik kelas dari STAI menjadi Institut Agama Islam (IAI).
“Kami siap melakukan pembinaan dan pendampingan agar kampus ini terus berkembang. Kuncinya adalah adaptasi dan inovasi sesuai tuntutan zaman”, tandasnya.
Acara wisuda berlangsung khidmat, sebab akan dilanjutkan dengan Haul Majemuk muassis Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Lumajang.










