KPU Kota Kediri Gelar Tata Kelola Logistik Untuk Sukses Pemilu 2024

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – KPU Kota Kediri melaksanakan kegiatan Gathering tata kelola logistik Pemilu 2024 yang berlangsung di Salah satu gedung yang di Jalan Hayam Wuruk Dandangan, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (28/11/2023) pukul 19.30 WIB.

Acara ini digelar sebagai bentuk kesiapan KPU Kota Kediri untuk sukseskan jalannya Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Pusporini Endah Palupi, Ketua KPU Kota Kediri.

“Menjelang Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan agar berjalan lancar, sukses, aman dan damai, ” ucap Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi

arahjatim new community
arahjatim new community

Pusporini menambahkan terkait dengan kedatangan logistik pemilu tahap pertama, KPU Kota Kediri sudah menerima sesuai perencanaan kebutuhan, hanya menunggu logistik kotak suara. 

“Untuk tahap selanjutnya kami masih menunggu informasi dari KPU Provinsi, terkait dengan surat suara yang akan dicetak untuk KPU Kota Kediri pada tanggal 15 Desember 2023,” jelasnya

Ketua KPU Kediri melanjutkan terkaitan dengan data TPS, dan Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2024. Data pada KPU, jumlah DPT sebanyak 233.962 dan tersebar di 856 TPS, sedangkan  untuk surat suara ketika sudah terkirim akan dilakukan sortir sesuai SOP.

“Kalau, terjadi kelebihan surat suara akan dimusnahkan sesuai aturan dan SOP dalam pelaksanaan pemusnahan kelebihan surat suara tersebut, ” ujarnya. 

Pusporini mengatakan hari pertama  kampanye sepenuhnya kita serahkan kepada partai politik yang penting parpol menggunakan waktunya dengan efektif. Namun, kita belum bisa memantau terkait kampanye hari pertama, kalau memasuki masa kampanye ini Bawaslu yang yang mulai bekerja. 

“Tim kampanye yang sudah mendaftarkan ke KPU. Dijelaskan Puspo terkait tim kampanye untuk paslon sudah daftar ada 2, tetapi versinya masing-masing. Jadi dari pasangan calon nomor 3. Kemudian paslon nomor 1 dan paslon nomor 2 berbeda-beda formulir yang digunakan, karena kita menerima dari DPP, “katanya. 

Puspo menerangkan terkait titik lokasi yang tidak boleh dipasang alat peraga kampanye (APK) ini ranahnya Bawaslu walaupun KPU Kota Kediri sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait dengan Perwali yang harus dipatuhi. 

“Jadi yang tidak boleh dipasang APK di sepanjang Jalan Brawijaya-Jalan Kartini-Jalan Mayjen Sungkono-Jalan Mayor Bismo, apalagi dipasang melintang, kalau dipasang dipinggir masih boleh, “terangnya. 

Puspo berpesan kepada peserta pemilu dari 17 partai politik pada saat melaksanakan kampanye supaya berpedoman pada aturan yaitu PKPU Nomor 15 tahun 2023. “Dan, juga memperhatikan regulasi dari pemerintah daerah terkait estetika, ” tutup Puspo. 

Hadir dalam acara ini  semua partai politik, forkopimda dan jurnalis.(das)

No More Posts Available.

No more pages to load.