Korban Terakhir, Desta Ditemukan Tewas Mengambang Di Tengah Laut

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49206733103_e2ab79d924_b.jpg
Tim SAR gabungan dan warga mengevakuasi jasad Desta, korban terakhir yang ditemukan di lepas pantai Triangulasi kawasan TN Alas Purwo, Banyuwangi. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Hari keempat penyisiran korban hilang ditelan ombak di Pantai Trianggulasi, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, kembali membuahkan hasil. Korban terakhir bernama Desta warga Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldelimo akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dengan kondisi meninggal dunia, Kamis (12/12/2019) pagi.

Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut di kawasan perairan Taman Nasional Alas Purwo sekitar 1,5 kilometer dari bibir Pantai Trianggulasi sekitar pukul 07.30. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Tim SAR gabungan yang ada di tepi pantai untuk selanjutnya jasad korban dievakuasi ke tepi pantai dengan menggunakan kapal Tim SAR.

Tiba di bibir pantai, keluarga dan kerabat dekat korban yang sudah menunggu mencoba mengidentifikasi temuan tersebut. Yakin bahwa jasad tersebut adalah Desta, mereka langsung menangis histeris. Selanjutnya oleh Tim SAR, jasad korban langsung dibawa dengan ambulans untuk di bawa menuju rumah duka.

Baca juga:

“Betul, satu korban terakhir bernama Desta alhamdulillah berhasil ditemukan Kamis pagi. Korban ditemukan mengambang di tengah laut sudah meninggal dunia, kata AKP Subandi, Kasat Polair Polresta Banyuwangi.

Dengan temuan korban terakhir berarti seluruh korban hilang ditelan ombak di Pantai Trianggulasi pada hari Minggu sore lalu sudah berhasil ditemukan semuanya.

“Tiga korban hilang sudah terevakuasi semua oleh Tim SAR. Semua telah ditemukan Tim SAR dalam kondisi meninggal dunia. Proses pencarian sudah berakhir, semua Tim SAR dari unsur BPBD, Basarnas, Polair, TNI, Taman Nasional Alas Purwo dan nelayan juga selamat dalam menjalankan tugasnya mencari korban. Korban Desta tiba di rumah duka sekitar pukul 08.30,” tambah Subandi

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga dari empat bocah SMP dikabarkan hilang ditelan ombak pada Minggu sore lalu. Jasad yang pertama ditemukan adalah Redi warga Desa Kedung Asri, Tegaldelimo. Korban Redi ditemukan tewas pada Senin siang. Selanjutnya korban bernama Sulton warga Kedung Wungu ditemukan tewas di bibir pantai pada Rabu petang. (ful)