Tulungagung, ArahJatim.com – Beberapa Panwas di wilayah kabupaten Tulungagung merasa terganggu kinerjanya, dengan adanya tambahan tugas yang tidak menjadi tupoksinya, di lapangan. Diantara mereka merasa keberatan bila harus membuat jurnal laporan kegiatan pengawasan terkait kepemiluan, termasuk soal soal adanya kampanye di beberapa wilayah cakupan kerjanya untuk Bupati.
DS warga kecamatan wilayah selatan Tulungagung, dicurhati beberapa rekan seprofesinya , karena dimintai oleh camat diwilayahnya untuk membuat laporan kepadanya , dan itu permintaan Bupati infonya . Merasa tidak pada tempatnya, mereka lalu berdiskusi, dan meminta media untuk menyuarakan hal ini.
” Lho mas ini Khan bukan tugas pokok kami, masa kami dimintai laporan kerja,terkait dengan pengawasan termasuk monitoring kampanye . Laporan itu formatnya, ditujukan kepada Bupati, oleh camat.Kami Khan tidak ada korelasi kerja, bila ditambahi tugas itu “, ungkap DS Kamis 14/12/2023, yang kebetulan sudah dua periode pemilu bertugas dalam hal ini.
Sementara SKH, perempuan 25 tahun,panwas lain di kecamatan lainya, juga heran dengan tugas itu.
“Saya khawatir, jangan-jangan PJ.Bupati cawe-cawe dalam persaingan antar peserta pemilu,” ujar salah satu Pengawas Pemilu SKH yang enggan disebutkan namanya lengkap nya.
Merasa ada yang janggal bila hal itu benar benar tugas tambahan kepada para Panwascam, beberapa media, termasuk ArahJatim.com, melakukan konfirmasi kepada PJ Bupati Tulungagung, Heru Soeseno, Kamis sore 14/12/2023 dipendapa kabupaten.
Dalam kesempatan itu, PJ Bupati mengaku heran, kok terlalu berlebihan bila hal itu berkembang dimasyarakat. Dirinya mengaku menyayangkan hal hal begitu.
” Ha ha , saya heran kalau ada info panwas dapat info dari camat untuk membuat laporan terkait pengawasan pemilu . Yang benar,selaku PJ Bupati, saya meminta kepada para camat, untuk bergabung ke group WA, mengkomunikasikan kegiatan di wilayahnya masing masing, termasuk kegiatan monitoring. Dalam group itu, ada PJ Bupati, Sekda dan beberapa pejabat terkait dilingkup pemkab Tulungagung. Jadi kalau ada pejabat oknum camat tidak mau melakukan monitoring, dan hanya minta data, yang sudah terformat kepada bupati oleh panwas, saya tidak tahu, ha ha ha”, ungkap PJ Bupati dengan gaya khasnya.
Ditambahkan Bupati, dirinya benar benar harus netral, dan tidak dalam kapasitas berpihak pada siapapun. Sekali lagi PJ Bupati menjelaskan , tidak benar ada tambahan tugas panwas untuk membuat laporan kepada pimpinan daerah. (don1)










