Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid, Seorang Pelajar Dihakimi Warga

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49613523026_bb76b68fce_b.jpg
LF, pelajar SMA tersangka pelaku pencurian uang dari kotak amal masjid digelandang petugas ke kantor polisi. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Ketenangan warga yang menjalankan ibadah salat dzuhur di Masjid Baitul Karim, Desa Kedung Asri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terusik. Pasalnya, warga memergoki, dan menangkap seorang pelajar SMA kedapatan mencuri uang kotak amal di masjid tersebut, Selasa (3/3/2020) siang.

Oleh warga, pelaku berinisial LF itu langsung diserahkan ke pihak kepolisian yang datang ke lokasi kejadian. Dari tangan pelaku, polisi menyita uang tunai Rp 63 ribu dan sebuah besi kecil yang digunakan untuk mencongkel kotak amal.

Menurut keterangan petugas, pelaku beraksi seorang diri dengan cara mendekati kotak amal yang ada di dalam masjid untuk diambil uangnya. Nahas, belum sempat mengambil seluruh uang yang ada di dalam kotak amal, aksi pelaku dipergoki warga lain yang baru tiba di masjid.

Saat ditegur, pelaku malah mencoba melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap warga di areal persawahan yang tak jauh dari masjid. Warga yang geram sempat menghadiahi pelaku dengan bogem mentah secara bertubi-tubi.

Beruntung, aksi main hakim sendiri oleh warga berhasil diketahui aparat Polsek Tegaldlimo yang sedang berpatroli. Nyawa pelaku pun akhirnya berhasil terselamatkan. Barang bukti uang dan besi yang digunakan untuk mencongkel serta satu unit sepeda motor milik pelaku, juga turut diamankan polisi.

“Setelah kepergok dan kabur, pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga di areal persawahan. Langsung kita amankan ke kantor, kita proses hukum. Barang bukti yang kita bawa, uang tunai, besi kecil yang diduga untuk mencongkel kotak amal, dan sepeda motor pelaku,” ungkap Aiptu Lestari, Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo di lokasi kejadian.

Sementara itu, warga menuturkan, aksi pencurian uang dari kotak amal masjid ini ternyata bukan baru pertama kali terjadi. Pihak pengurus masjid mengaku sebelumnya sudah empat kali memergoki aksi pencurian serupa, namun saat itu pelaku selalu berhasil kabur saat dikejar warga.

“Di masjid ini sudah seringkali kehilangan uang, sudah empat kali ini tapi sebelumnya pelaku selalu berhasil kabur,” kata Suprat, warga setempat. (ful)