Kawanan Maling Obok-Obok Kantor SD di Banyuwangi, 4 Laptop, Kamera, dan Uang Raib

oleh -
Kawanan maling merusak teralis jendela dan pintu untuk menggasak sejumlah barang berharga yang tersimpan di Ruang TU dan ruang Kantor Koordinator Wilayah Satuan Kerja Pendidikan (Korwilker Satdik). (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sepinya lingkungan sekolah selama libur dua pekan karena pandemi virus corona dimanfaatkan kawanan maling untuk melancarkan aksinya. Seperti yang terjadi di SDN 2 Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kawanan maling berhasil menggasak sejumlah barang berharga yang tersimpan di Ruang TU dan ruang Kantor Koordinator Wilayah Satuan Kerja Pendidikan (Korwilker Satdik), Jumat (27/3/2020).

Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut berhasil masuk ruang Korwilker Satdik dengan cara mencongkel jendela dan pintu ruangan menggunakan linggis saat gedung sekolah ditinggal penjaga malamnya. Akibat aksi pencurian tersebut, empat unit laptop, satu unit kamera, dan uang tunai ratusan ribu rupiah di dalam kotak amal raib digondol maling.

Baca juga:

Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh istri penjaga sekolah saat akan melakukan bersih-bersih di kawasan sekolah Jumat pagi. Saksi keget melihat jendela ruang dalam kondisi terbuka, dan di dalam ruangan tersebut terlihat acak-acakan.

Sadar telah terjadi aksi pencurian, saksi langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat. Tim Unit Reskrim Polsek Glagah yang menerima laporan langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa linggis dan palu di sekitar lokasi diduga kuat digunakan para pelaku untuk merusak teralis jendela dan pintu. Polisi juga menemukan jejak kaki menempel di kursi yang diduga kuat jejak kaki para pelaku.

Akibat aksi pencurian, pihak SDN 2 Banjarsari dan kantor Korwilker Satdik Kecamatan Glagah mengalami kerugian hingga Rp 35 juta rupiah.

“Penjaga malamnya memang kebetulan tidak ada di lokasi kejadian, dia izin tidak masuk kerja. Peristiwa ini diketahui Jumat pagi tadi, saat diketahui kondisi pintu dan jendela rusak. Ruangan kondisinya juga acak-acakan. Total ada empat laptop, satu kamera dan uang di dalam kotak amal yang dicuri,” kata Janoto, Kepala Korwilker Satdik Kecamatan Glagah.

Hingga saat ini kasus pencurian masih ditangani pihak kepolisian setempat. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi guna mengungkap siapa pelaku dari aksi pencurian ini.

Menanggapi kasus pencurian selama liburan sekolah, polisi meminta kepada seluruh pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan yang memanfaatkan momen sepinya sekolah selama libur pandemi corona ini.

“Kita masih lakukan peyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara barang bukti yang kita amankan ada palu dan linggis. Melihat kondisi di TKP, dugaan pelakunya lebih dari satu orang,” tegas AKP Imron, Kapolsek Glagah. (ful)