“Jumat Berbaur” Agenda Bupati Pamekasan, Bersosialisasi Tanpa Seremoni

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49632771232_f28f5e331f_b.jpg

Pamekasan, ArahJatim.com – Bupati Pamekasan, Badrut Tammam menggelar acara Jumat Berbaur. Kegiatan ini adalah agenda bulanan Bupati untuk bersosialisasi, lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan langsung bekerja lebih nyata tanpa acara seremoni. Pada Jumat (6/3/2020) kali ini, acara diisi dengan Bersepeda bersama Bupati Pamekasan.

Menempuh jarak sejauh 10 KM yang dimulai dari Lapangan Pendopo Mandhepah Agung Ronggo Sukowati menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Angsanah, Bupati Badrut Tammam tampak berbaur dengan masyarakat. Kegiatan bersepeda ini juga sekaligus dalam rangka memperingati acara puncak Hari Peduli Sampah Nasional.

Kegiatan Jumat berbaur bersama Bupati Pamekasan juga diikuti Kepala Bank Jatim Pamekasan, Forpimda, OPD (organisasi pimpinan daerah), Forpimka, aparatur desa, klub-klub sepeda di Pamekasan dan masyarakat umum.

“Acara kita mulai dengan penanaman 300 pohon mahoni, sekaligus penyerahan (kendaraan) roda tiga (R3) kepada enam pondok pesantren yang ada di Pamekasan, yaitu Mambaul Bata-Bata, Al-Hamidi Banyu Anyar, Darul Ulum Banyu Anyar, Miftahul Ulum Bettet, Darul Ahlak Toronan, dan Al-Madani Sumber Bungur. Kendaraan R3 tersebut adalah hibah dari Pemkab yang berasal dari CSR Bank Jatim Pamekasan dan sekaligus meninjau seluruh fasilitas TPA kita,” ujar Bupati Badrut Tammam.

“Dari 326 pondok pesantren, yang ikut program Eco-Pesantren baru 39 ponpes. Diharapkan ponpes menjadi penggerak utama kegiatan kebersihan, untuk menjadi spirit, dan perilaku. Karena kebiasaan bersih itu adalah sebagian dari iman. Pemerintah harus menjadi teladan dalam kampanye bebas plastik, agar lebih murah, efektif, dan efisien,” lanjut Badrut.

Badrut Tammam mengharapkan peran serta alim ulama dan para kiai dalam menumbuhkan semangat mencintai kebersihan kepada para santri. Karena rapi dan bersih adalah perilaku generasi hebat.

“Kami atas nama pemerintah menitipkan salam takdim kepada para alim ulama, dan para kiai, agar menjadi penyemangat kebersihan. Karena rapi dan bersih adalah (perilaku) generasi yang hebat dan untuk Pamekasan yang hebat,” pungkas Bupati. (ndra)