Kediri,ArahJatim.com – Jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Kediri telah kembali berkumpul bersama keluarga. Kamis (29/8), jemaah dari tiga kloter yaitu kloter 36, 37 dan 38 tiba memasuki halaman kantor Pemkab Kediri secara bertahap.
Didahului oleh kloter 36 datang tepat pukul 21.30 WIB sebanyak enam bus. Seperti tahun lalu, tas koper para jemaah haji datang terlebih dahulu dan diturunkan oleh para petugas dari Bagian Umum Pemkab Kediri dan dijaga oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Kepolisian dan TNI.
Di depan kantor Pemkab para penjemput jemaah sudah antre sejak sore. Nampak kendaraan berjajar di pinggir jalan, diatur oleh petugas Dinas Perhubungan. Usai jemaah tiba, para penjemput mulai memasuki halaman belakang kantor Pemkab yang digunakan sebagai lokasi penjemputan dan pengambilan koper.
Plh. Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, Drs. H. Enim Hartono, M.Pd.I, ditemui di lokasi mengatakan, jemaah haji Kabupaten Kediri yang berangkat 1.152 orang dan terbagi dalam 3 kloter. Kloter 36 ada 262 jemaah, kloter 37 sejumlah 445 jemaah dan kloter 38 sebanyak 445 jemaah.
Dari jumlah tersebut, 6 orang pulang lebih dulu (tanazul) dan 4 orang meninggal di tanah suci karena sakit. Tanazul memang dibolehkan karena alasan sakit ataupun ada keperluan seizin dari pemerintah.
Jemaah haji kloter 36 tiba di Pemkab Kediri pukul 21:30 WIB, disusul kloter 37 pukul 23:15 WIB dan terakhir kloter 38 pukul 01:05 WIB (30/8).
Plh. Kepala Kemenag Kabupaten Kediri mengatakan, tiap tahun semakin baik. Peran Pemkab Kediri pun sangat besar, yakni memberikan fasilitas dan dukungan kepada seluruh jemaah haji, mulai pemberangkatan hingga kembali ke kampung halaman.
“Penjemputan jemaah haji Kabupaten Kediri sudah tertata dengan baik tertib dan lancar. Bisa kita lihat koper sudah datang lebih awal, jadi ketika jemaah haji datang, bisa langsung mengambil kopernya masing-masing, sehingga tidak terjadi penumpukan di sini,” kata Enim Hartono.
“Dari tahun ke tahun, penyelenggaraan ibadah haji mulai pemberangkatan hingga pemulangan semakin baik. Sinergitas yang terbangun luar biasa. Peran Pemkab Kediri dengan berbagai perhatian dan dukungan yang diberikan juga baik sekali. Jemaah sangat merasa terbantu termasuk Kementerian Agama Kabupaten Kediri,” lanjutnya.
Ia berpesan kepada jemaah, setelah berkumpul dengan keluarga untuk bisa menjaga kondisi fisiknya dengan baik. Istirahat dengan cukup dan ibadahnya bisa meningkat.
Suwarno Muchsin, salah seorang jemaah haji yang juga sebagai ketua rombongan terbaik, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada Pemkab Kediri yang telah banyak membantu dan memberikan perhatian.
“Alhamdulillah, selama di sana pelayanannya sangat baik. Mulai hotel, makan dan minum tercukupi dengan baik, sehingga kita bisa beribadah dengan istiqomah. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ujar Suwarno. (Kominfo)










