Kediri, ArahJatim.com – Jamaah haji asal Maesan Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri meninggal dunia usai dirawat di Rumah Sakit An Nur Mekkah, Rabu (5/6/2024) Jamaah haji atas nama Muchlisoh Malik yang tergabung di Kloter 73 meninggal usai melaksanakan umroh wajib.
Abdul Kholik Kasi Haji Kemenang Kabupaten Kediri mengatakan Beliau mengalami penurunan kesehatan sempat dirawat di rumah sakit An Nur Mekkah dan dimakamkan di pemakaman Syuhada Soraya di Mekkah Al Mukaromah khusus untuk pemakaman jamaah.
“Hari ini takziah ke salah satu jamaah kita dari kabupaten Kediri dari kloter 73, untuk menyatakan Bela sungkawa dan memberikan kabar kepada keluarga dan nanti ke depan akan kita bantu di dalam pengurusan hak-hak dari almarhum yang diberikan pemerintah selaku jamaah haji tahun 2024,” ujar Kholik.
Disingging tentang para Jammah Kabupaten Kediri yang meninggal, Abdul Kholik menjelaskan” sampai hari ini memang informasi yang meninggal hanya satu ini, tetapi jemaah-jamaah yang memang mempunyai resiko tinggi memang juga cukup banyak, ini masih dalam bantuan dari semua petugas dari kloter, sehingga kita hari ini juga terus berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala bersama-sama, agar diberi kemudahan dan tetap diberikan kesehatan samapi proses pelaksanaan Haji selesai.
Maya Mas’uda Putri bungsu Jammah Haji yang meninggal mengatakan jam 12.30 malam Rabu jam setengah 1 malam dapat kabar beliau tidak ada itu dari KBIH.
“saya juga nggak percaya soalnya kemarinnya masih video call, setelah melakukan umroh wajib habis, Terus kemarin itu hari selasa pagi itu bapak masih nelepon tapi tidak membicarakan kondisinya, hanya bilang Ibu istirahat, tahu-tahu malam dapat kabar seperti itu ya kaget,”kata Maya
“Ibu memang sedang masa pengobatan ke Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya penyakit kista sejak bulan Desember sampai sebelum puasa, tapi memang dari dokter diperbolehkan kalau ibu kuat Ibu nanti dilanjutkan karena pengobatannya usai Ibadah Haji, “pungkas nya.
Muchlisoh Malik 58 thn berangkat Haji dengan suaminya Abdul Malik 78 thn, berangkat dari Kediri pada Jumat (31/5/2024) dini, bersama kurang lebih 1130 jamaah dari Kabupaten Kediri mayoritas adalah lansia. Dimana 60 persen diantaranya rentan terhadap penyakit. (das)












