Kediri, ArahJatim.com – Suasana ceria dan penuh kehangatan mewarnai area kampus Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri pada Senin pagi (2/8/2026). Ribuan peserta yang terdiri dari jajaran civitas akademika, mahasiswa, mitra perbankan, hingga tamu undangan tumpah ruah mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-49 UNP Kediri.
Pagi yang cerah itu tak hanya menjadi momen untuk berolahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta menegaskan komitmen UNP Kediri dalam mencetak generasi unggul di wilayah Kediri Raya.
Kebersamaan dan Canda Hangat di Panggung Utama
Dalam sambutannya di hadapan ribuan peserta, Rektor UNP Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd., membuka acara dengan ucapan syukur atas kesehatan dan kebersamaan seluruh keluarga besar kampus.
Dengan nada bersahaja dan sedikit selipan humor yang mencairkan suasana, Dr. Zainal menyapa jajaran tamu penting yang hadir. Di antaranya adalah perwakilan Pemkot Kediri, Pak Zachrie (Asisten Bidang SDM yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Kediri), Ketua YPLP PT PGRI Kediri Dr. Ir. Cholis Sulaksana, M.M., pimpinan mitra perbankan seperti Bank Mandiri dan Bank Jatim, hingga para kepala sekolah dan guru di bawah naungan PGRI.
“Alhamdulillah, atas limpahan rahmat Allah SWT, di pagi yang cerah ini kita masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk bersatu hati mengikuti jalan sehat Dies Natalis ke-49. Terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat Kediri Raya yang terus membersamai perjalanan kampus ini,” ujar Dr. Zainal.
Kilas Balik Sejarah: De Jure 50 Tahun, De Facto 49 Tahun
Seusai pembukaan acara, Dr. Zainal Afandi membeberkan fakta sejarah unik mengenai usia kampus UNP Kediri saat diwawancarai oleh rekan-rekan media. Ia menjelaskan adanya perbedaan perhitungan usia secara hukum (de jure) dan secara kenyataan (de facto).
“Sebenarnya kalau secara de jure, tahun ini UNP Kediri sudah berusia 50 tahun karena SK dari Kementerian terbit sejak tahun 1976. Namun secara de facto, perkuliahan perdana baru dilaksanakan pada 19 Februari 1977. Waktu itu ditandai dengan kuliah perdana oleh Bupati Kediri saat itu, Pak Usri. Mangkanya 50 tahunnya secara de facto baru kita peringati tahun depan,” terangnya.
Dalam merayakan peringatan ke-49 tahun ini, rangkaian kegiatan tak hanya diisi dengan jalan sehat, namun juga akan disemarakkan dengan pagelaran wayang kulit serta turnamen bola voli “Nusantara Cup”.
Deretan Prestasi: Dari Anugerah Kampus Unggulan hingga Tingkat Internasional
Memasuki usia ke-49, UNP Kediri mempertegas posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka. Rektor mengungkapkan rasa syukurnya atas berbagai pencapaian membanggakan yang berhasil diraih kampus sepanjang tahun ini.
Di tingkat regional, UNP Kediri baru saja menerima anugerah Kampus Unggulan dari LLDIKTI Region VII untuk kategori pelaporan beasiswa terbaik. Tak kalah membanggakan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UNP Kediri berhasil meraih juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Perhutanan Jawa Timur, dan saat ini tengah melaju mewakili Jawa Timur di tingkat Nasional.
“Di bidang keolahragaan dan prestasi mahasiswa, kita juga baru saja mengukir prestasi hingga tingkat internasional di Korea. Mohon doa restunya dari seluruh masyarakat agar mahasiswa kita yang sedang berjuang di tingkat nasional maupun internasional bisa meraih hasil terbaik,” tambah Dr. Zainal.
Tatap Tahun 2027: ‘Dua Hajat Besar’ dan Target Akreditasi Unggul
Menatap masa depan, tahun 2027 diproyeksikan menjadi titik balik historis bagi kampus ini. Rektor menyebutkan bahwa pada tahun tersebut UNP Kediri akan menghadapi “dua hajat besar”:
- Peringatan Usia Emas (50 Tahun): Setengah abad kiprah UNP Kediri yang dipersiapkan menjadi momentum lompatan besar (quantum leap) dalam kualitas pendidikan.
- Estafet Kepemimpinan: Proses pergantian Rektor dan jajaran pejabat struktural kampus.
Guna menyambut masa transisi tersebut, pihak rektorat saat ini tengah gencar meletakkan fondasi yang kokoh, salah satunya melalui penyiapan re-akreditasi program studi menuju Akreditasi Unggul.
“Keinginan kita sederhana namun mendasar, yaitu menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan diminati masyarakat. Fondasi yang kita letakkan hari ini, termasuk menyiapkan beberapa prodi untuk meraih Akreditasi Unggul, diharapkan bisa dilanjutkan oleh para penerus kelak. Mari kita persiapkan regenerasi ini dengan hati yang riang gembira dan penuh kedewasaan,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan jalan sehat ditutup dengan pengundian doorprize menarik dan pelepasan peserta, membawa harapan dan semangat baru bagi seluruh civitas akademika UNP Kediri melangkah mantap menuju usia setengah abad. (das)












