JEMBER, ArahJatim.com – Panggung Auditorium Universitas Jember (UNEJ) menjadi saksi bisu keperkasaan tim robotika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Tim ITS sukses mempertahankan piala bergilir Sambhawana Pratimacala dalam ajang Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 yang berlangsung meriah pada Minggu (12/7/2026).
Lewat performa robot andalan mereka, Richie, ITS berhasil menundukkan robot Maestro Evo dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di babak final. Kemenangan ini sekaligus mengunci tiket bagi ITS untuk menjadi wakil resmi Indonesia di ajang internasional Kontes Robot ABU Robocon di Hong Kong, Agustus mendatang.
Drama Antiklimaks di Babak Final
Pertandingan pamungkas yang dinanti-nanti ratusan penonton di gedung Auditorium UNEJ sebenarnya diprediksi bakal berjalan sengit. Sepanjang babak penyisihan hingga fase gugur, robot Maestro Evo milik UNY tampil sangat perkasa dan tanpa celah saat melibas lawan-lawannya.
Di sisi lain, robot Richie milik ITS juga melenggang mulus ke final dengan strategi yang matang. Sayangnya, laga puncak justru berjalan agak antiklimaks.
Robot otomatis Maestro Evo sempat mengalami kendala teknis di awal laga. Momentum emas ini langsung dimanfaatkan dengan cerdik oleh tim ITS. Robot Richie menyudahi perlawanan UNY dengan skor telak 160:20. Kendati demikian, atmosfer sportivitas tinggi tetap menyelimuti arena pertandingan.
Bukan Sekadar Kecanggihan, tapi Jiwa di Balik Robot
Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi 28 tim dari perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia yang telah bertarung secara sehat. Baginya, esensi dari KRAI bukan sekadar adu canggih teknologi.
”Sesungguhnya yang paling mengesankan bukan robotnya, melainkan orang-orang di balik robot tersebut. Ketekunan, kolaborasi, dan keberanian untuk terus mencoba ketika orang lain memilih berhenti adalah nilai yang sesungguhnya,” tutur Iwan Taruna dengan penuh apresiasi.
Iwan menambahkan bahwa ajang ini adalah ruang menempa talenta terbaik bangsa. Di atas lapangan mereka boleh membawa nama kampus masing-masing, namun di akhir kompetisi, mereka semua berdiri di bawah satu identitas: Indonesia.
Misi Besar Menuju Panggung Internasional
Nada optimisme juga datang dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. Ia mengingatkan tim ITS bahwa tugas berat namun membanggakan sudah menanti di Hong Kong.
”Juara pertama akan mengemban amanah untuk membawa nama Indonesia di Hong Kong. Semoga perjuangan berikutnya mampu membuat Merah Putih berkibar di panggung internasional,” ujar Beny.
Beny juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNEJ yang sukses menjadi tuan rumah yang hangat dan akomodatif, membuktikan bahwa kolaborasi antarlembaga mampu melahirkan generasi masa depan yang siap bersaing di tingkat global.
Daftar Lengkap Pemenang KRAI 2026
Berikut adalah daftar lengkap tim-tim tangguh yang berhasil membawa pulang penghargaan pada ajang KRAI 2026:
Kategori Juara Utama:
- Juara I: Richie – Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
- Juara II: Maestro Evo – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
- Juara III: Lahbako-san – Universitas Jember (UNEJ)
- Harapan I: Brido WCT – Universitas Airlangga (UNAIR)
- Harapan II:
- D’Rimau – Universitas Sriwijaya
- Barelang V – Politeknik Negeri Batam
- Blakasutha – Universitas Jenderal Soedirman
- Magis Team – Universitas Sanata Dharma
Kategori Penghargaan Khusus:
- Best Design: Richie – Institut Teknologi Sepuluh November
- Best Strategy: Maestro Evo – Universitas Negeri Yogyakarta
- Best K3: Garudago – Institut Teknologi Bandung
- Best Innovation: Lahbako-san – Universitas Jember
- Best Spirit: Napopa – Universitas Tadulako
- Best Sportifitas: Barelang V – Politeknik Negeri Batam
Selamat kepada Tim Richie ITS, dan selamat berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia! (nsl)











