Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Kota Kediri, Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalan

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Kediri, Rabu (20/8/2025) sore, sekitar pukul 16.50 WIB. Cuaca ekstrem ini memicu serangkaian insiden, mulai dari pohon tumbang hingga dahan patah di sejumlah titik, yang berdampak serius pada infrastruktur dan aktivitas warga.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, setidaknya terjadi 10 kejadian yang tersebar di berbagai wilayah. Insiden tersebut meliputi pohon tumbang, dahan patah, hingga batang pohon yang patah.

Beberapa titik terdampak paling parah antara lain:

pasang iklan_rev3
  • Pertigaan Bawang: Pohon mangga berdiameter 40 cm tumbang, menutup total akses jalan dan melumpuhkan arus lalu lintas.
  • Pasar Tradisional Centong: Dua pohon besar (mangga dan beringin) dengan diameter sekitar 50 cm tumbang, menutup jalan, merusak kanopi ruko, serta memutus kabel listrik dan optik.
  • Jalan Anggrek: Pohon mangga menimpa sebuah mobil warga hingga mengalami kerusakan berat.
  • Jalan Sumur Bandung: Batang pohon jati patah menimpa sebuah truk, menimbulkan kerugian material sekitar Rp4 juta.

Selain itu, pohon tumbang di Kelurahan Tempurejo menutup akses jalan dan mengenai kabel PJU, sementara dahan pohon jambu juga menutup sebagian jalan.

Penanganan Cepat: Semua Jalan Kembali Normal

Laporan kejadian yang masuk melalui Lapor Mbak Wali 112 langsung ditindaklanjuti. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Kediri, bersama DLHKP, POLRI, dan warga setempat, bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang.

“Begitu laporan masuk, kami langsung terjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemotongan pohon dan pembersihan jalan. Berkat kerja sama semua pihak, seluruh proses penanganan selesai sekitar pukul 20.00 WIB,” jelas Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.

Ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini kondisi sudah kembali normal dan lalu lintas kembali lancar.

Imbauan untuk Warga: Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Meski saat ini masih musim kemarau, Joko mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Angin kencang dan hujan deras bisa terjadi sewaktu-waktu. Kami mengimbau agar warga melakukan pengecekan dan pemangkasan rutin pada pohon-pohon besar di sekitar lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.