Harapkan Keselamatan Dan Limpahan Hasil Ikan, Warga Pantai Dampar Gelar Ritual “Petik Laut”

oleh -
Ragam sesaji di perahu dalam ritual “Petik Laut” warga pantai Dampar, Desa Bago Kec. Pasirian Lumajang (Kamis13/09/2018). (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com – Dalam rangka mensyukuri hasil tangkapan ikan yang melimpah, ratusan nelayan di pesisir pantai selatan Lumajang, menggelar ritual petik laut. Acara ritual digelar di Kawasan Wisata Pantai Dampar, Desa Bago Kecamatan Pasirian Lumajang, Kamis (13/09/2018). Selain melarung sesaji, warga juga menampilkan kesenian tradisional sebagai persembahan kepada Tuhan.

“Ini acara tahunan mas, sebagai bentuk syukur atas melimpahnya hasil tangkapan ikan nelayan,” ungkap Kariyanto, Ketua Asosiasi Nelayan Pantai Dampar yang juga Ketua Panitia “Ritual Petik Laut.”

Sebelum arak-arakan sesaji tiba di tepi laut, warga sekitar dan sesepuh desa terlebih dahulu memanjatkan doa bersama. Arak-arakan diiringi kesenian khas Jawa lengkap dengan alunan musik tradisional. Selain itu ditampilkan pula kesenian barongan tepat di tepi pantai.

Ragam sesaji di perahu dalam ritual “Petik Laut” warga pantai Dampar, Desa Bago Kec. Pasirian Lumajang dilarung ke lepas pantai oleh para nelayan dengan harapan keselamatan dan limpahan hasil ikan di masa mendatang. (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

Bagi warga sekitar, ritual petik laut ini dinyatakan sah saat sejumlah seniman barongan kesurupan arwah nenek moyang mereka. Saat itulah, warga langsung melarung perahu kecil yang berisi sesaji lengkap, kepala kambing hingga kelapa gading mas ke tengah lautan.

“Kesenian ini sengaja ditampilkan di tepi laut sebagai persembahan kita selain sesaji mas,” ujar Miseri salah satu seniman saat ditanya ArahJarim.com.

Acara yang rutin digelar setiap tahun di kawasan wisata Pantai Dampar ini pun berhasil menyedot perhatian warga dan wisatawan yang berkunjung. (rokhmad)