Pamekasan, ArahJatim.com – Kreasi anak muda tiada henti. Di dunia musik misalnya sejumlah anak muda di Pamekasan terus melakukan terobosan memajukan musik di tengah lesunya industri musik nasional.
Asteria Band misalnya sebagai band pendatang baru di kota Pamekasan memamerkan kepiawaiannya tampil di depan publik. Grup band ini tampil ngamen di kafe tanpa dibayar oleh pihak manajemen kafe. Kali ini mereka tampil di Raja Cafe Pamekasan, Minggu (30/6/2019).
Pihak kafe hanya menyediakan tempat sebagai panggung bagi musisi muda ini.
“Band Asteria ini terdiri dari musisi-musisi muda kreatif jadi perlu kita bantu agar bisa maju dan berkembang. Karena itu, kami menyediakan tempat bagi mereka untuk berekspresi,” kata pengelola Raja Cafe, Lutfiadi.
Sebenarnya band Asteria sudah sering main di kafe-kafe dan hotel yang ada di Kabupaten Pamekasan bahkan sampai di salah satu mal ternama di Surabaya.
“Band Asteria ini dipunggawai oleh Rendy, Imam Moyo, Muklis dan Deny. Kami menyuguhkan musik di kafe-kafe setiap malam meskipun tidak dengan bayaran yang besar dari manajemen kafe dan tidak hanya di waktu malam Minggu saja,” kata manajer Asteria Band, VJ. Egar.
Personel Asteria Band bangga bisa menghibur masyarakat Pamekasan di sejumlah kafe dan restoran di Pamekasan. Pengunjung kafe yang terhibur biasanya memberi saweran.
“Lumayan setiap kami tampil jumlah saweran yang terkumpul bisa 200 ribu hingga 300 ribu rupiah,” pungkas salah seorang personel Asteria Band. (Ndra)












