Kediri, ArahJatim.com – Suasana Stadion Brawijaya Kediri bergemuruh, Kamis (27/11/2025) malam, setelah Macan Putih Persik Kediri akhirnya menggila dan meraup 3 poin penting. Kemenangan dramatis 2-1 atas Semen Padang ini disaksikan langsung oleh dua sosok kunci: Dewan Pembina Persik, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), yang nribun bareng Presiden Klub, Gading Marten.
Keduanya tampil kompak dalam balutan jersey Persik hitam berlogo dua bintang, memberikan aura positif dari tribun kehormatan.
Mental Juara Kembali Menyala: Kata Mas Dhito
Setelah melewati turbulensi lima laga terakhir yang diwarnai tiga kekalahan dan dua hasil imbang, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito ini menyambut kemenangan dengan lega sekaligus optimisme yang membara.
”Akhirnya Persik menang lagi!” seru Mas Dhito usai laga. “Optimisme ini harus kembali muncul. Kita doakan semoga pertandingan Persik berikutnya menang terus!”
Pernyataan ini jelas menjadi boost moral bagi skuad yang dikapteni oleh Ezra Walian untuk segera merangkak naik dari posisi 11 klasemen sementara Liga Super Indonesia.
Duo Maut Bikin Semen Padang K.O. di Babak Pertama
Persik langsung tampil ngegas di babak pertama, menunjukkan dominasi penuh di hadapan publik sendiri.
Menit 16: Aksi ciamik sang kapten, Ezra Walian, diakhiri dengan assist gemilang yang disambar tandukan tajam Jose Enrique untuk memecah kebuntuan. (1-0)
Menit 34: Tak puas hanya memberi assist, sang nomor punggung 10, Ezra Walian, menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol yang menggandakan keunggulan Macan Putih. (2-0)
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, membuat para Persikmania di Brawijaya bersorak histeris.
Sempat Kecolongan, Tapi Tiga Poin Tetap Aman
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin alot dan sengit. Semen Padang mencoba bangkit, dan usaha mereka membuahkan hasil di menit ke-77 melalui gol yang dicetak oleh Samuel Christianson. (2-1)
Namun, pertahanan Persik tetap kokoh hingga peluit panjang ditiup wasit. Kemenangan tipis 2-1 ini memastikan 3 poin vital bagi Macan Putih dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan Persik untuk mengarungi sisa kompetisi dan menembus persaingan papan atas! (das)











