Desa Kendalrejo Menjadi Unggulan Blitar Ikut Lomba Inovasi Desa

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48143083517_e76fa824fe_b.jpg
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyambut kedatangan tim penilai dari Provinsi Jatim. (Foto: arahjatim/hms/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyambut kedatangan tim penilai lapangan perlombaan desa dan kelurahan serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK Provinsi Jatim 2019. Rombongan tim penilai juga disambut warga Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, yang sudah sejak pagi berkumpul di kantor desa setempat.

Bupati Blitar, Rijanto dalam sambutannya memaparkan keunggulan yang dimiliki Desa Kendalrejo. Menurut Bupati, perlombaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana tahun ini lomba desa/ kelurahan dijadikan satu dengan lomba PKK, sehingga lebih efektif.

“Pemilihan Desa Kendalrejo untuk mengikuti lomba desa tingkat Jatim sudah melalui proses tahapan yang luar biasa. Penilaian dan evaluasi sudah kita lakukan hingga muncul peringkat terbaik,” kata Rijanto.

pasang iklan_rev3

Lebih lanjut Rijanto menjelaskan, beberapa keunggulan Desa Kendalrejo di antaranya kekompakan masyarakatnya, terciptanya hubungan yang baik antara masyarakat dengan berbagai pihak, baik Kepala Desa, BPD, RT/ RW, maupun lintas agama.

“Di sini, kerukunan umat beragama sangat luar biasa. Kita bisa melihat, saat ada kegiatan agama Islam, keamanan dibantu dari agama lain. Demikian juga sebaliknya. Inilah contoh Bhinneka Tunggal Ika yang diwujudkan di Kabupaten Blitar,” tandasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menambahkan, selain itu, banyak inovasi masyarakat Kendalrejo yang menghasilkan suatu kegiatan. Seperti pembuatan telur asap, serta pembuatan gamelan dari drum bekas. Sementara di bidang pertanian, Desa Kendalrejo kaya akan hasil buah-buahan seperti jeruk, nanas, serta rambutan.

Baca juga:

“Satu lagi keunggulan yang sangat luar biasa, yaitu adanya pondok lansia. Pondok ini hanya dihuni ibu-ibu yang sudah lanjut usia. Bahkan setiap bulan Ramadan selalu ada kegiatan yang sangat positif,” ujarnya.

Bupati Blitar berharap, tim penilai bisa memotret kondisi real Desa Kendalrejo, termasuk PKK-nya secara obyektif. Bupati pun yakin Desa Kendalrejo mampu berbuat banyak dan menjadi juara.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Jatim, Achmad Robiul Fuad mengatakan, penilaian yang dilakukan di Kabupaten Blitar merupakan jadwal terakhir. Ada dua tim dalam penilaian, yaitu tim penilai perlombaan desa dan tim 10 program penggerak PKK.

“Jatim setiap tahun selalu menjadi juara nasional. Di Jatim ada 7.724 desa, namun setelah disaring, hanya 4 yang jadi juara. Dan semuanya sudah dikunjungi,” jelas Achmad Robiul.

Achmad Robiul memastikan, tim penilai akan bekerja secara profesional dan tidak dipengaruhi siapapun. Karena mereka bekerja secara mandiri dan tidak ada tekanan dari pihak manapun. (adv.hms/mua)

No More Posts Available.

No more pages to load.