Kediri, ArahJatim.com – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, Jumat (20/6).
Kedatangannya disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, beserta jajaran. Kunjungan diawali dengan tur keliling kantor, mulai dari Lentera Keimigrasian ruang edukasi dan literasi keimigrasian, hingga ruang arsip dan ruang pelayanan.
Dalam kunjungannya ke ruang pelayanan, Novianto menyempatkan diri untuk berdialog dengan pemohon paspor. Ia menanyakan secara langsung bagaimana pengalaman mereka terkait layanan yang diberikan. Responsnya? Memuaskan. Para pemohon menyebut pelayanan Kantor Imigrasi Kediri ramah dan fasilitasnya sangat membantu.
Di ruang pelayanan, Frizky memperkenalkan berbagai fasilitas gratis bagi pemohon, seperti charging station, komputer & printer, hingga minuman dan snack termasuk kopi, teh, bahkan es krim. Selain itu, Novianto juga mengunjungi ruang Ramah HAM, ruang khusus bagi pemohon prioritas seperti lansia, difabel, ibu hamil dan anak-anak.
Kunjungan dilanjutkan ke Aula Ir. Sutami untuk mengikuti kegiatan penguatan tugas dan fungsi. Dalam sambutannya, Kepala Kanim Kediri menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pimpinan wilayah serta mendorong jajarannya untuk memanfaatkan momentum ini sebagai bekal peningkatan kinerja.
Sementara itu, Novianto Sulastono mengapresiasi Kantor Imigrasi Kediri sebagai salah satu kantor terbaik yang pernah ia kunjungi. “Tak hanya dari sisi fasilitas, tapi juga budaya kerja dan pelayanan yang humanis dan profesional,” ungkapnya.
Dalam sesi penguatan tugas, Novianto menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap peran imigrasi, terutama bagi para CASN baru. Ia juga menyinggung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Commander Wish dari Plt. Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman.
Tak lupa, Novianto juga mengingatkan pentingnya peningkatan pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) serta pencegahan TPPO dan TPPM terhadap WNI. “Perkuat pemetaan wilayah kerja dan tingkatkan deteksi dini sebagai bentuk kewaspadaan,” tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, mempererat sinergi antara jajaran Kanwil dan Kantor Imigrasi Kediri. (das)










