
Kediri, ArahJatim.com – Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Kompute(UNBK) 2019 secara umum berlangsung lancar. Kendati dalam sidak yang dilakukan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri sempat terjadi masalah keterlambatan keluarnya token.
Kasi Pendidikan SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Kediri Sidik Purnomo dalam sidak mengungkapkan, secara umum UNBK yang diikuti oleh 74 lembaga pendidikan negeri maupun swasta berlangsung relatif lancar.
“Tadi hanya keterlambatan keluarnya token, maksimal 30 menit, tapi tidak masalah,” ujarnya saat sidak di SMK 2.
Sidik Purnomo menambahkan, ada dua hal yang diharapkan meningkat dalam UNBK 2019 tahun ini. Dari sisi prestasi UNBK tahun ini, sekolah diharapkan dapat meningkatkan nilai kelulusanya. Sebab tahun lalu, nilai 5,5 masih ada sebanyak 75 persen, dan tahun ini diharapkan berkurang menjadi 50 persen.
“Dengan catatan nilai di atas 5,5 itu lebih dari 50 persen, dengan catatan nilai akademik 7.0,” kata Sidik.
Yang kedua dari segi pelaksanaannya, sebagaimana integritas pelaksanaan UNBK 2019 di wilayah Cabang Dinas Kediri sudah semakin baik. Yakni 100 persen lembaga pendidikan sudah mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
“Dan alhamdulillah di Kediri ini sudah seratus persen pelaksanaan UNBK sudah dilakukan dengan basis komputer,” terangnya.

Menurut data Cabang Dinas Pendidikan Kediri diketahui bahwa, jumlah siswa SMK negeri maupun swasta adalah 11.667 dengan rincian 6.466 siswa SMK di wilayah Kabupaten dan 5.201 siswa SMK di wilayah Kota Kediri. Pelaksanaan UNBK utama berlangsung selama 4 hari yakni mulai 25 – 28 Maret, sedangkan UNBK susulan berlangsung antara 15- 16 April 2019.
Sedangkan untuk SMA, UNBK utama dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4, dan 8 Maret 2019. Bagi siswa SMA yang berhalangan hadir karena sakit, harus menyertakan surat keterangan dari dokter atau rumah sakit tempat ia dirawat. Dan selanjutnya diberi kesempatan mengikuti UNBK susulan pada tanggal 15 – 16 April 2019.
Dari total 47 lembaga pendidikan SMA baik negeri maupun swasta, jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 8.480 siswa, dengan rincian di Kabupaten Kediri sebanyak 4.730 siswa, dan di wilayah Kota Kediri sebanyak 3.750 siswa. (bud)










