Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri bersinergi penuh untuk mengejar target pembangunan gerai Koperasi Merah Putih. Namun, sebuah tantangan besar menghadang: ketersediaan lahan seluas minimal 1000 meter persegi di lokasi strategis.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), dan Dandim 0809 Letkol Inf Ragil Jaka Utama memimpin langsung rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimcam, Selasa (11/11), untuk mencari solusi cepat.
”Ini menjadi tantangan bagi kita,” ujar Mas Dhito, merujuk pada program nasional yang harus segera direalisasikan.
Hingga saat ini, dari 149 lokasi yang diusulkan desa, 90 titik di antaranya memiliki luasan di bawah 1000 meter persegi.
Instruksi Tancap Gas dari Mas Dhito
Menghadapi kendala ini, Mas Dhito mengeluarkan instruksi tegas:
- Camat & Kades Bergerak: Seluruh camat diinstruksikan segera berkoordinasi dengan kepala desa untuk penyiapan lahan.
- Sinergi TNI-Pemerintah: Camat diminta berkolaborasi aktif dengan Komandan Koramil (Danramil) di wilayah masing-masing untuk percepatan identifikasi lahan.
- “Sisir” Aset Daerah: Dinas terkait di Pemkab Kediri ditugaskan mengidentifikasi aset idle (tidak terpakai) milik pemda, seperti tanah atau bekas bangunan sekolah, yang dapat dimanfaatkan.
”Data aset lahan dan bangunan idle milik Pemkab segera dikabarkan untuk menjadi konsumsi camat yang kemudian nanti bisa berkoordinasi dengan para Danramil,” tambahnya.
Kodim 0809 Turun Gunung
Langkah cepat Mas Dhito mendapat apresiasi penuh dari Dandim 0809 Letkol Inf Ragil Jaka Utama. Ia menegaskan keseriusan jajarannya dalam mengawal program dari Presiden Prabowo tersebut.
”Kami juga melakukan gerilya ke lapangan, door to door dengan kepala desa, camat di wilayah untuk mencari lokasi,” ucap Letkol Ragil.
Dandim menegaskan, Kodim 0809 memiliki tugas mengawal pendirian gerai koperasi ini di 390 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri, memastikan program ini sukses menyentuh masyarakat.










