Beri Semangat Atlet Badminton, KONI Bangkalan Berikan Bantuan Peralatan Latihan dan Suplemen

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Beri perhatian terhadap atlet Badminton Bangkalan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) support suplemen, perlengkapan latihan serta biaya pembinaan sebagai pelecut semangat para atlit dalam berlatih.

Hal itu dilakukan Ketua KONI Bangkalan, Moh Fauzan Jakfar saat para atlet Badminton asal Bangkalan menggelar sesi latihan di lapangan clinic arena Kemayoran. Rabu (29/7/2020)

Dalam kesempatannya, Fauzan, sapaan akrabnya mengatakan bahwa cabang olahraga (Cabor) Badminton merupakan salah satu cabor yang potensial. Oleh karenanya diharapkan bisa meraih prestasi baik di kancah regional, nasional maupun internasional.

“Dengan tambahan suplemen dan peralatan latihan badminton supaya stamina terjaga. Badminton menjadi skala prioritas untuk meraih prestasi, jadi terus semangat dalam berlatih,” katanya.

Tak hanya itu, Fauzan juga menambahkan pembinaan apada atlit badminton harus dimulai sejak dini. Sebab dirinya berharap badminton di Bangkalan menjadi cabor unggulan yang banyak meraih prestasi.

“Para atlit akan terus kita perhatikan dan kita penuhi kebutuhannya. Jadi mulai sekatang jangan khawatir, kita akan terus berikan apresiasi kepada atlit apapun yang berprestasi,” tambah Fauzan.

Dirinya berkomitmen akan memberikan besasiswa pendidikan bagi atlit berprestasi di Bangkalan untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi Universitas Surabaya (UNESA).

“Nanti kita akan lakukan MoU dengan UNESA. Di sana ada Fakultas Olahraga, kebetulan pengurus KONI ada yang menjadi Dosen di UNESA. Jadi nanti jika ada atlit berprestasi secara otomatis akan kuliah di UNESA, makanya adik-adik terus semangat berlatih,” ujar Fauzan.

Sementara itu, Ketua PBSI Bangkalan, Rohmad Basuki mengucapkan banyak terimakasih kepada KONI Bangkalan yang telah memberikan perhatian khusus kepada atlit badminton. Dirinya mengakui ini moment pertama kali ketua KONI turun langsung ke lapangan saat latihan.

“Terimakasih kepada ketua KONI yang memberikan perhatian pada atlit. Sejak saya di PBSI ini pertamakalinya ketua KONI hadir secara langsung di lapangan saat latihan berlangsung,” ucapnya.

Menurut Basuki, atlit binaannya harus terus berlatih dan bersaing menuju klub-klub besar badminton di Indonesia. Hingga kini sudah ada tiga atlit badminton asal Bangkalan yang tergabung di tim besar seperti di Jaya Raya, Mutiara, dan Pratama.

“Silahkan berlatih sekeras-kerasnya untuk menuju klub yang besar. Tapi jangan lupa apabila daerah membutuhkan harus siap jangan sampai menolak,” tutup Basuki. (fat/rd/fm)