Berburu Berkah Ramadhan, Ratusan Warga Kediri Gelar Shalat Tahajud

oleh -
oleh
Sholat Tahajud dilaksanakan Tiga kali dalam seminggu di seluruh Kabupaten Kediri ini biasanya dimulai sejak pukul 01.00 wib dini hari. (Foto: ArahJatim.com/bud)

Kediri, ArahJatim.com – Mengharap berkah Bulan Ramadhan, ratusan warga Kabupaten Kediri gelar Shalat Tahajud hampir tiap malam, selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kabupaten Kediri ini digelar di sejumlah desa dan halaman desa di seluruh Kecamatan Di Kabupaten Kediri selama bulan suci Ramadhan.

Seperti yang diutarakan oleh Ketua TP3 Kabupaten Kediri, Sutrisno kepada wartawan, kegiatan Shalat Tahajud atau Shalat Malam sebenarnya telah menjadi kegiatan rutin di Kabupaten Kediri selama lebih dari 10 tahun lamanya. Namun pada bulan suci Ramadhan, semakin banyak warga masyarakat yang tertarik dan semangat menggelar Shalat Tahajud.

pasang iklan_rev3

“Ini sebenarnya kegiatan Shalat Tahajud dan Shalat malam sudah dilakukan rutin selama 10 tahun lebih di seluruh desa dan kecamatan, namun pada bulan Ramadhan, warga semakin semangat mengelar shalat tahajud,” ucap Sutrisno. Senin, (13/5/2019).

Kegiatan Shalat Tahajud sendiri selalu dihadiri lebih dari 200 orang warga, dan di bulan suci Ramadhan jemaah mencapai 500 orang.

Kegiatan yang digelar Tiga kali dalam seminggu di seluruh Kabupaten Kediri ini biasanya dimulai sejak pukul 01.00 wib dini hari. Dimulai dengan shalat Tahajud, dan sejumlah shalat malam. Shalat Tasbih, Shalat Taubat, Shalat Hajat hingga Shalat Subuh.

Khusus diwaktu Bulan Ramadhan, ada kegiatan makan sahur bersama, untuk kemudian ditutup dengan shalat Subuh.

H Sutrisno merupakan penggagas sholad tahajud keliling dari desa ke desa di wilayah kabupaten kediri dan sudah berjalan 15 tahun. (Foto:ArahJatim.com/bud)

“Shalat tahajud, do’a bersama dan Shalat Subuh berjama’ah ini dilakukan dengan tujuan untuk bermunajat bersama agar Bangsa Indonesia senantiasa rukun, damai dan dalam lindungan Allah SWT,” imbuh Sutrisno.

Munawar (45) salah seorang warga peserta Shalat Tahajud mengaku kegiatan shalat malam ini sengaja ia ikuti bersama dengan istri dan kedua anaknya di bulan suci Ramadhan tidak lain karena ingin mendapatkan limpahan rahmat dan berkah di bulan suci Ramadhan.

“Saya sengaja ingin mendapat berkah dan limpahan rahmat keutamaan di bulan Ramadhan ini, saya biasa shalat malam ikut berkelilimg desa bersama.keluarga jika tidak ad halangan,” ucap Munawar. (Bud)

No More Posts Available.

No more pages to load.