Tulungagung, ArahJatim.com – Fenomena sekolah dasar negeri di wilayah Tulungagung kekurangan murid itu sebenarnya juga sudah mulai dirasakan berlangsung dua dasawarsa terakhir. Dalam membaca situasi seperti itu, sebuah organisasi kemasyarakatan Yesendam, Yayasan Sentono Dalem Majan, kecamatan Kedungwaru Tulungagung membuat terobosan, dengan menggandeng Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten Tulungagung.
Yasendam yang merupakan lembaga adat desa amajan masih banyak memiliki aset, karena sebelumnya, desa Majan adalah desa Perdikan, dan memiliki aset yang banyak. Salah satunya adalah aset tanah, yang kini diantaranya digunakan sebagai lahan sekolah dasar. Salah satu kepedulian yang telah dibangun, adalah penyerahan pengelola aset tanah yang digunakan untuk kepentingan sekolah.
Ketua yayasan, Dr Ali Sodiq M.Pdi, membenarkan proses itu, ketika ditemui di kantor Pemkab Tulungagung. Secara resmi penyerahan pengelolaan tanah bekas Perdikan Majan Kepada Pemkab Tulungagung itu, dilaksanakan di Ruang Praja Mukti Kantor Pemkab Tulungagung, Rabu 31/8/2022.
“Kami memberikan wawasan dan contoh bahwa di Majan ini, tanah bekas Perdikan Majan peninggalan Mbah Hasan Mimbar, khusus tanah SDN kita serahkan pengelolaannya dengan sepenuhnya dan selama-lamanya kepada Pemkab Tulungagung,” jelas Gus Sodiq.
Ditambahkan, penyerahan pengelolaan tanah aset bekas Perdikan Majan, dilatarbelakangi banyaknya kasus di Tulungagung yang mengalihfungsikan lahan SDN untuk kepentingan yang lain.
Menurutnya, pengalihfungsian lahan SDN yang terjadi dibeberapa wilayah Tulungagung, mengakibatkan pelaksanaan pendidikan menjadi terganggu, padahal SDN itu sudah berdiri lama pada lahan yang dialihfungsikan itu.
Selain itu, penyerahan pengelolaan tanah aset bekas Perdikan Majan, juga dilatarbelakangi karena mulai kuatnya persaingan antara SD Negeri dengan SD Swasta.
Yasendam melalui Yayasan Al Mimbar akan mendukung adanya kerjasama dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di SDN Majan untuk mengintegrasikan pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) dengan SDN. Sehingga siswa SDN Majan selain mendapat pengetahuan umum, juga mendapat pengetahuan tentang agama.
Sementara kepala dinas Pendidikan pemuda olahraga, melalui Kabid pendidikan SD , Suharni, mengaku senang kalau ada masyarakat yang punya kepedulian , seperti Yasendam . Harni berharap dengan adanya kepedulian masyarakat, bisa direspon pihak dinas , sehingga sekolah dasar mampu bersaing dengan SD yang ada lainya. (dni)











