Lumajang, ArahJatim.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Lumajang selama tiga hari terakhir menyebabkan sejumlah sungai di Lumajang meluap hingga merendam permukiman warga. Bahkan, selain banjir cuaca ekstrem juga memicu terjadinya longsor di tiga titik, Minggu (02/11/2025).
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang langsung diterjunkan untuk mengevakuasi warga terdampak, termasuk sejumlah lansia dan ibu hamil di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, yang menjadi lokasi terparah genangan air.
“Air mulai masuk sejak malam, dan pagi dini hari tadi kita evakuasi warga”, ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono saat dikonfirmasi Arahjatim.com.
Sebelumnya, banjir luapan Sungai lebih dulu melanda Kecamatan Jatiroto dan Kecamatan Rowokangkung. Namun pada minggu ini, genangan air meluas hingga ke wilayah Kecamatan Sukodono.
“Rowokangkung ada sekitar 700 sampai 800 an keluarga, sementara yang disukodono ini sekitar 300 keluarga yang terdampak”, tambahnya.
Selain menyebabkan banjir, intensitas hujan yang tinggi juga mengakibatkan tebing di Kecamatan Padang dan Kecamatan Kedungjajang longsor.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Untuk sementara, selain banjir juga ada longsoran di 3 titik”, pungkasnya.
Pemerintah juga telah menetapkan masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi, karena potensi hujan lebat dan angin kencang masih sangat tinggi.
Penulis : Rokhmad/ Lumajang.










