
Banyuwangi, ArahJatim.com – Pemkab Banyuwangi akan menggelar Festival Posyandu Kreatif (FPK) besok Senin (4/3/2019) di Pendopo Kabupaten. Festival ini akan diikuti ribuan kader posyandu se-Banyuwangi dengan berbagai acara promosi kesehatan yang dikemas menarik.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono mengatakan gelar Posyandu Kreatif akan menampilkan kader-kader posyandu dari 25 kecamatan se-Banyuwangi.
“Di festival ini akan ada gelar posyandu kreatif, lomba Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kreatif, kelas parenting, display inovasi Aksi Ramah Peduli Pemulihan Gizi (Sirami Gizi), display taman posyandu, lomba paduan suara mars posyandu, serta panggung hiburan,” kata pria yang akrab disapa dr. Rio tersebut.
Ditambahkan dr. Rio, posyandu di Banyuwangi cukup berbeda dari posyandu secara umum yang menggunakan sistem lima meja. Posyandu di Banyuwangi menggunakan sistem enam meja.
“Kreatifnya di sini, selain meja pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, dan pelayanan kesehatan, kita menambahkan meja Bengkel Sakina (Stop Angka Kematian Ibu dan Anak). Meja keenam ini berfungsi sebagai meja konsultasi para orang tua tentang tumbuh kembang anak (parenting),” terangnya.

Tak hanya menampilkan aktivitas posyandu, Gelar Posyandu Kreatif bakal diwarna dengan aksi menimbang balita massal. Sebanyak 500 lebih balita akan ditimbang secara serempak menggunakan tripod (timbangan gantung) yang disediakan di halaman depan Pendopo. “Pasti seru,” ujar dr. Rio.
Festival ini juga melombakan kreativitas penyajian makanan tambahan (PMT) bagi balita. Mereka akan beradu kreativitas dalam menciptakan dan menyajikan PMT yang beragam, higienis, dan memenuhi standar gizi.
“Ini salah satu sesi yang ditunggu ibu-ibu. Di sini nanti akan kita lihat banyak menu PMT baru yang pasti bikin balita anda tertarik. Syaratnya, bahan dasarnya tidak boleh mahal dan mudah didapat,” cetusnya.
“Biar tambah semangat, kami undang artis Mona Ratuliu sebagai narasumber untuk berbicara masalah parenting,” pungkas dr. Rio. (*)










