Jelang Hari Raya Kurban, 21 Sapi Mati Mendadak di Kabupaten Kediri

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Jelang hari Raya Kurban, 21 ekor sapi mati mendadak di Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Jawa Timur. Sapi-sapi yang mati tersebut tidak ada gejala apapun sebelum mati.

Untuk mengetahui penyebab kematian, Dinas Peternakan Kabupaten Kediri melakukan rapid test terhadap hewan ternak yang tidak mati, dan berada dalam 1 kandang, dan juga kandang-kandang di sekitar lokasi. 

Hewan ternak diambil sampel lendir hidung dan mulutnya, apakah hewan sapi tersebut terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) atau tidak.

pasang iklan_rev3

Selanjutnya lendir dari hewan sapi diperiksa menggunakan alat. Namun dari pemeriksaan, tidak ada menunjukkan gejala yang mengarah ke PMK. 

“Laporan yang masuk ke kami, pertengahan bulan Mei yang lalu ada 8 peternak yang hewan hewan sapinya mati mendadak, dengan total 21 ekor. Dan kami langsung melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel hewan ternak yang masih hidup. Karena saat kejadian pemilik ternak tidak melaporkan kepada kami,” Kata Tutik, kepada Dinas Peternakan Kabupaten Kediri. 

Sementara salah satu peternak yang hewan sapinya mati Sabur mengaku, sebelum mati tidak ada gejala apapun pada hewan ternaknya. Bahkan 2 jam sebelum mati, hewan ternaknya sehat dan masih makan rumput. 

“Kondisinya hewan ternak saya sehat, dan tidak ada gejala atau tanda-tanda apapun. Tiba-tiba pukul 02.00 dinihari hewan sapinya mengeluarkan bunyi sebanyak 3 kali, dan saat dilihat, sapinya sudah ambruk dan mati. Selanjutnya sapi yang mati saya kuburkan di belakang rumah.”kata Sabur

Dinas peternakan Kabupaten Kediri hingga kini  belum bisa memastikan penyebab kematian pada hewan ternak di Kecamatan Tarokan. Namun pihak Dinas akan terus mengintensifkan pemeriksaan dan sosialisasi kepada peternak, untuk lebih menjaga kebersihan kandang dan memberikan vitamin pada hewan ternaknya. (das) 

No More Posts Available.

No more pages to load.