Tidak Ada Seremonial Hari Kartini Tahun Ini , Perempuan Tulungagung Tetap Berharap Pemda Agendakan Hari Nasional Itu

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Ada yang menarik dan perlu mendapat perhatian peringatan hari nasional tahun ini. Peringatan Hari Kartini, 21 April, ternyata agak terkesampingkan, karena hari tersebut bersamaan dengan Idul Fitri .Hal tersebut sebenarnya patut disayangkan. Dewi Yuliana , salah seorang mahasiswi di UIN Tulungagung menyampikan hal itu, ketika berbincang disalah satu tempat diskusi dan kongkow, sekitar kampus. Dirinya tetap berharap, secara seremonial, peringatan hari nasional harus tetap diadakan , walau digeser pelaksanaanya . Diakui secara normatif, tangga – tanggal selanjutnyal tersebut masih dalam suasana lebaran dan libur kedinasan.

” Seharusnya secara kegiatan kabupaten peringatan hari Kartini harus tetap dilakukan. Karena ada agenda lain yang lebih tidak dimungkinkan, seharusnya bisa disesuaikan. Jadi secara nasional hal itu tetap harus dijaga “, ungkap perempuan yang kini menempuh program doktoral tersebut .

Untuk hari Kartini tahun ini memang ada yang cukup istimewa dan menarik. Pada tanggal yang sama, 21 April itu berbarengan dengan hari raya idul Fitri, yang sebagian sudah dirayakan masyarakat dan hari hari selanjutnya masih dalam suasana libur nasional. Selain itu pada tanggal tanggal akhir bulan April ini , masih banyak agenda rutin yang harus dituntaskan. Untuk hari masuk kerja pertama , dijadwalkan pada Selasa 25/4/2023, dan ternyata secara kabupaten kegiatan itu belum dilakukan oleh pemerintah kabupaten Tulungagung.

pasang iklan_rev3

Belum adanya pemberitaan dan agenda peringatan hari nasional- Hari Kartini, juga disayangkan salah seorang perempuan pimpinan partai politik di Tulungagung. Ketua DPC PDIP Tulungagung , Hj. Susilowati. Perempuan yang kini mulai siap siap untuk terbang ke Jawatimur itu, tetap berharap agar pemerintah daerah mengagendakan peringatan Hari Kartini, sebagai wujud kepedulian terhadap perjuangan perempuan yang mampu menginspirasi perempuan abad ini , untuk sejajar kedudukannya dengan kaum pria dalam mengisi pembangunan bangsanya.

” Peringatan hari Kartini, hendaknya terus diadakan secara seremonial oleh pemerintah daerah. Kalau soal waktu, bisa disesuaikan dengan situasinya. Bagaimanapun peringatan Hari Kartini 21/4/2023, tidak boleh ditinggalkan. Semoga pimpinan daerah dalam hal ini Bupati, tetap melakukan peringatan hari Kartini, secara seremonial. Selain sebagai pembelajaran sejarah bagi generasi sekarang, Jasa Kartini itu besar sekali dalam ikut membesarkan bangsanya. Ingat kata Bung Karno” JASMERAH Lo ” papar mbak Susu, panggilan akrap ketua DPC PDIP Tulungagung kepada ArahJatim.com, 27/4/2023 di gedung DPRD Tulungagung.

Secara terpisah, mengenai ada atau tidaknya peringatan Hari Kartini tahun ini, pemerintah daerah menyatakan tetap diadakan. Mengenai waktunya dimungkinkan akan digabung dengan peringatan hari nasional lainya di bulan Mei nanti. Bupati Tulungagung melalui staf nya bidang kehumasan Ahmad Mugiyono, yang masih diembanya, menyatakan hal itu.

” Tidak benar, peringatan hari Kartini ditiadakan. Karena waktunya tanggal 21/4/2023 dan bersamaan dengan kesibukan hari raya, peringatan ya akan disatukan dengan hari lainya ,termasuk peringatan hari OTODA, dan hari pendidikan nasional , 2 Mei 2023, dan isya Allah akan dipimpin oleh bapak bupati, ungkap mas Mamad, panggilan akrap mantan Kabag Humas yang kini sudah dilantik sebagai kadin pora kabupaten Tulungagung, melalui percakapan tilpon dengan ArahJatim.com. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.