Tulungagung, ArahJatim.com – Diakui atau tidak paska pindahnya pasar hewan dari lokasi lama di desa Beji-Boyolangu ke lokasi Pasar hewan Terpadu di wilayah kecamatan Sumbergempol, belum sesuai dengan ekspektasi sebelumnya. Diharapkan dengan pindahnya lokasi di pasar baru, gairah pedagang ternak akan meningkat . Hal itu meleset dari target.
Kepala pasar, atau lebih dikenal dengan sebutan Koordinator pasar hewan terpadu Suharmato, Jumat, 28/10/2022, menyatakan sejak hampir dua tahun, kondisi pasar belum seperti yang diharapkan. Dua hal yang menyebabkan sepinya pasar hewan terpadu, satu diantaranya Covid serta Penyakit mulut dan kuku atau PMK beberapa bulan terakhir. Walau kondisi kedua kendala itu sudah berangsur menurun, tapi gairah belum nampak ada kenaikan transaksi jual beli ternak, baik sapi maupun kambing.

” Kalau dari segi bangunan pasar, untuk ukuran kabupaten, pasar hewan ini cukup bagus. Dua hal itu adalah tempatnya yang cukup representatif, dan letaknya juga tidak berdekatan dengan fasilitas umum, seperti tempat pendidikan, bahkan jauh dari hiruk pikuk penduduk. Untuk fasilitas sudah lumayan bagus, mulai dari portir, parkir, timbangan, bahkan lapak ternak kita cukup bagus”, ungkap Harmanto.
Ditambahkan, untuk menggenjot minat transaksi, pihak pasar ini ,terus terang berupaya, agar pasar ini menjadi sentra atau jujugan peradangan ternak terbesar di Tulungagung. Beberapa kegiatan yang sifatnya diprediksi akan mampu menarik pedangan dan pembeli di pasar hewan terpadu, sudah berkali kali digelar macam macam kegiatan hiburan dan pasar malam. Tetapi sampai saat ini kondisinya juga masih belum mencapai 50 persen target.
Cara lain yang pernah diupayakan, beberapa hewan yang berada di beberapa titik pasar, sudah mulai disarankan untuk pindah dipasat hewan terpadu, hanya ramai satu pasaran sekali, yaitu hitungan pasaran Pahing, seperti sebelumnya yang terjadi di pasar Beji atau pasar lama. Beberapa pasar yang coba di terapkan, adalah pasar sapi ngunut, dan Sumbergempol, yang dirasa masih eksis walau bersifat kecil di pasar pasar tradisional kecamatan.
Seperti diketahui PHT yang terletak di kecamatan Sumbergempol itu kini juga terus berbenah, termasuk akan melengkapi lokasi dengan sarana lainya, termasuk pasar ayam, dan Rumah Potong Hewan yang letaknya berdekatan dengan lokasi pasar baru tersebut. (dni)







