Tulungagung, ArahJatim.com – Selasa, 30/8/2022, jalan Yos Sudarso, tepatnya depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, sempat mengalami kemacetan sekitar seperempat jam. Hal itu karena puluhan aktifis mahasiswa dan pemuda melakukan demo , yang dilakukan di depan kantor. Kelompok mahasiswa yang dimotori anak anak muda pelajar dan mahasiswa mengatasnamakan Afiliasi Pemuda Tulungagung itu, menuntut Kepala Dishub Tulungagung untuk mundur dari jabatannya.
Apa yang dilakukan kelompok pendemo itu beralasan, Kapala dinas perhubungan Tulungagung, dianggap tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Indikasi yang digunakan mereka, sampai saat ini banyak ruas jalan yang rusak, dan tidak ada langkah cepat dalam memperbaiki. Selain itu banyaknya kendaraan tonase besar yang ada di jalur jalan jalan desa, juga tanpa ada upaya pencegaha yang serius.
Dalam menggelar demo itu, mereka juga melakukan orasi,terkait masalah tanggung jawap dinas yang dinilai tidak bekerja maksimal. Nampak para pendemo yang mengusung mobil dengan sound, diikuti puluhan sepeda motor. Terlihat diantara mereka, juga membawa spanduk berbagai kritikan dan sindiran, satu diantaranya bertulis ” “Wakil Bupati Tidur Nyenyak” terbentang tegas diantara para peserta aksi demo.
Aldino, salah satu koordinator pendemo yang berorasi, menyatakan kerusakan jalan, dinas perhubungan juga harus ikut bertanggung jawab.
” Dinas ini besar anggarannya , mengapa kepala dinas tidak mampu berperan, bahkan yang lebih menyakitkan, menurut Dino, sebagai wakil dari masyarakat, banyaknya anggaran pembangunan yang tidak terserap, karena kepala dinas perhubungan dinilai tidak becus mengendalikan dinasnya “, paparnya dalam wawancara dengan ArahJatim.com.
Sementara pada saat didatangi pendemo, kepala dinas perhubungan kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, sedang tidak ada di tempat, karena tengah mengikuti Diklat dinas di Surabaya.
Menyikapi itu sekretaris dinas, Rusdi mengaku mengapresiasi masukan dari pendemo.
” Ya kami mengapresiasi masukan dari masyarakat, termasuk dari Afiliasi Pemuda Tulungagung. Kami akan segera melakukan perbaikan kinerja dengan pedoman peraturan yang menjadi SOP kami. Sedangkan terkait tuntutan mundur kepala dinas kami, itu wilayahnya ada di pimpinan daerah, dalam hal ini bupati. Semua itu nanti akan kami jadikan laporan kepada pimpinan,terkait demo hari ini”, ungkap mantan sekretaris pol PP Tulungagung.
Ditambahkan, ” dari hasil demo jilid pertama ke Dishub kabupaten Tulungagung ini, bila sampai 8/9/2022 belum ada tanda tanda tindakan riil non teori, maka demo akan dilakukan lagi, dengan mssa yang lebih banyak “,tambah Dino. (dni)










