Bupati Suprawoto: Magetan Sudah Melek Digital

oleh -
oleh

Magetan, ArahJatim.com – Kesadaran masyarakat Magetan terhadap dunia digital saat ini terus berkembang. Demikian klaim Bupati Magetan, Suprawoto saat dimintai pendapatnya tentang animo warganya terhadap transformasi digital.

Menurut orang nomor satu di kabupaten berpenduduk 670 ribu jiwa ini, banyak warganya makin melek digital, sadar bermedia sosial dan memanfaatkan nilai tambah dari teknologi digital.

“Dengan adanya digital ini kita harus bisa menggunakan value added, jadi harus mempunyai nilai tambah. Kita dapat kuota 10.000 (peserta). Makanya saya selalu mendorong warga Magetan untuk (mengikuti pelatihan yang diadakan Kementerian Kominfo RI) ini,” ujar Suprawoto di hadapan para instruktur pelatihan DEA (Digital Enterpreneurship Academy), yang sowan di rumah dinas Bupati, Jumat (3/6/2022).

pasang iklan_rev3

Suprawoto lebih jauh memaparkan bukti nyata yang membanggakannya, penyandang disabilitas sekarang berkarya membuat batik khas Magetan. Usaha mereka berkembang dan sekarang bisa mandiri. Penjualannya secara online melalui gawai dan pembelinya bahkan ada yang dari mancanegara.

“Dulu saat saya mulai menjabat bupati, UMKM pengrajin Batik khas Magetan, mulai dari corak diproduksi di Magetan jumlahnya (baru) tujuh orang. Sekarang sudah berkembang menjadi 47 UMKM pengrajin Batik,” ungkap Prawoto bangga.

Menurut Suprawoto, sebagai bupati dirinya berusaha membuat kebijakan yang sinkron dengan perkembangan digital yang benar-benar bisa dirasakan untuk kepentingan dan kebutuhan warganya.

Pemerintah Kabupaten Magetan bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) memberikan pelatihan kewirausahaan digital kepada pelaku UMKM. Menggandeng BPSDMP Surabaya, Pemkab Magetan melakukan pelatihan, pembinaan dan pendampingan terhadap para pelaku usaha. Untuk program ini Kabupaten Magetan mendapat kuota 10.000 peserta.

Dengan semangat digitalpreneur, para peserta yang terdiri dari pelaku UMKM mengikuti pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dengan antusias selama dua hari (3-4 Juni 2022).

Pelatihan terbagi menjadi lima kelas yang digelar di empat lokasi berbeda, yaitu di kantor Dinas Kominfo Kabupaten Magetan, Kelurahan Kepolorejo, Kelurahan Bulukerto, dan di SMKN 2 Magetan.

Instruktur yang diterjunkan oleh BPSDMP Kominfo dalam pelatihan ini antara lain dosen Stikosa-AWS Meithiana Indrasari, dan Dwi Prasetyo. Sementara tiga instruktur lainnya dari praktisi media, yakni Eko Pamuji (Sekretaris PWI Jawa Timur), Muhajir Shultonul Azis (Ketua Relawan TIK Kota Surabaya) dan Nurdin. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.