Jember, ArahJatim.com – Guna meningkatkan gairah perekonomian UMKM per’koi’an di Jember, komunitas Jember Koi Club menggelar kontes koi bertajuk “Bupati Cup 2nd Jember Young Koi Show 2021“. Kontes digelar di Gedung Serbaguna Kaliwates Jember, sejak Jumat (26/11) lalu hingga Minggu 28 November 2021.
Terdata, lebih dari 700 ekor ikan koi dari berbagai daerah di Indonesia diperlombakan dalam kontes tersebut. Kriteria ikan koi yang dilombakan yakni ikan koi yang sehat, tidak cacat, tidak berkutu dan lain sebagainya.
Ada lima kelas yang dilombakan yakni, gosanke, melati, anggrek, cempaka dan kelas kamboja. Dimana pada masing-masing kelas ada pengelompokan ukuran dan jenis koi yang dilombakan.
Dalam sambutan pembukaan acara tersebut, salah satu pembina atau pengawas komunitas Jember Koi Club, Prof. Bagio mengatakan bahwa perkembangan perkoian di Kabupaten Jember saat ini makin pesat.
“Ini ditandai dengan banyak para pelaku usaha dari UMKM perkoian, dan data awal kami (Jember Koi Club), perputaran uang (dalam bisnis ini) mencapai 100 miliar rupiah per tahun,” ungkapnya.

“Oleh karena itu kita ke depan selain meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) juga kita usulkan pasar ikan koi,” lanjutnya.
Sementara itu Bupati Jember, H Hendy Siswanto melalui plt Kepala Dinas Perikanan Jember, Sugiyarto menyampaikan apresiasi terhadap upaya UMKM perkoian di Jember untuk bangkit lebih cepat. Dalam sambutan yang dibacakan, ia menyatakan bahwa Pemkab mendukung upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor perikanan, termasuk juga dari usaha koi.
Selain untuk menggairahkan perekonomian perkoian di Jember, kontes ini juga diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi, apresiasi dan edukasi bagi para penggemar koi. Dengan demikian diharapkan usaha ikan koi di Jember terus meningkat, bahkan bisa sejajar dengan Blitar dan Kediri yang kini telah berkembang menjadi industri koi.
Pelaksanaan “Bupati Cup 2nd Jember Young Koi Show 2021” berlangsung lancar. Penyelenggara mewajibkan para peserta lomba mengikuti protokol kesehatan. Untuk menghindarkan terjadinya antrean dan kerumunan, pendaftaran peserta dilakukan secara online.
Sebelum memasuki arena lomba, setiap peserta akan dicek suhu oleh petugas penegak protokol kesehatan dan diwajibkan mengenakan masker. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan Kecamatan Kaliwates dan Puskesmas Kaliwates. (nursalim)






