Diduga Depresi, Wanita Ini Nekat Ceburkan Diri ke Sungai

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/49281685188_8e8007810c_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Diduga mengalami depresi akibat persoalan asmara, seorang wanita warga Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, nekat melakukan aksi berbahaya dengan menceburkan diri ke Sungai Stail yang beraliran cukup deras. Aksi nekat wanita tersebut terekam kamera ponsel warga dan sempat viral di media sosial.

Dalam video amatir yang tersebar, warga tampak kesulitan mengevakuasi wanita paruh baya itu, lantaran terus meronta dan menolak saat akan dievakuasi. Bahkan saat ditolong warga, wanita berinisal MLS (34), tersebut berbicara ngelantur, dan bertingkah aneh hingga membuat warga yang menolong tertawa terpingkal-pingkal.

Selain itu, petugas kepolisian yang ikut mengevakuasi juga sempat mengalami kesulitan saat akan meminta pentungan bambu yang dibawa wanita tersebut. Sebab jika dibiarkan, pentungan bambu di genggaman tangannya itu dikhawatirkan akan melukai warga.

pasang iklan_rev3

Namun, berselang setengah jam kemudian, akhirnya wanita yang diduga mengalami depresi tersebut berhasil dibujuk petugas untuk meninggalkan lokasi, dan dievakuasi ke rumah warga. Pentungan bambu juga berhasil dilepaskan dari genggaman tangannya.

Dari keterangan warga sekitar, sebelum menceburkan diri ke sungai, wanita tersebut sempat mondar-mandir di atas jembatan meski kondisi cuaca sedang hujan lebat.

“Sempat saya tegur, tapi nggak digubris. Posisiya waktu itu hujan deras dan ada petir. Tidak lama setelah itu, ternyata wanita ini sudah berada di dalam sungai yang ada di bawah jembatan dan bermain air begitu. Kami evakuasi karena kondisinya hujan, ditakutkan banjir nanti anak itu hanyut. Saya yang pertama kali menolong, korban tidak loncat dari atas jembatan, tapi dia jalan kaki ke bawah. (Menurut) informasi (wanita tersebut) memang depresi, kadang waras, kadang kumat begitu,” kata Herman, saksi mata.

Kapolsek Gambiran, AKP Sumaryata memastikan bahwa wanita ini bukanlah warga yang mencoba bunuh diri. Dari keterangan saksi di lokasi, wanita ini berada di dalam air dengan cara menyusuri tebing sungai yang cukup curam dengan berjalan kaki, bukan meloncat dari atas jembatan.

“Bukan orang mau bunuh diri seperti yang ada di berita-berita itu, korban ini depresi jadi menceburkan diri ke sungai dari bawah bukan dari atas jembatan, lalu oleh warga ditolong agar tak terseret arus sungai,” tegas AKP Sumaryata kepada sejumlah wartawan, Jumat (27/12/2019).

Akibat peristiwa tersebut, jalan raya penghubung desa sempat macet lantaran banyak warga ingin menyaksikan aksi wanita tersebut. Selanjutnya, wanita yang bertingkah membahayakan ini oleh pihak kepolisian dibawa ke poli-jiwa Puskesmas Licin guna diberikan perawatan secara medis. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.