Blitar, ArahJatim.com – Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 31 dan 32 dan tiba di Blitar 27 Agustus 2019 yang lalu, menggelar tasyakuran bersama Pemkab Blitar di Pendopo Sasana Hadi Praja, Kanigoro, Senin (2/9/2019). Tasyakuran ini dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya Bupati Rijanto mengajak seluruh jemaah haji bersyukur kepada Allah karena diberikan kelancaran dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji. Sehingga dapat kembali ke Kabupaten Blitar dengan keadaan sehat dan selamat.
“Pertama saya ucapkan selamat datang pada jemaah haji Kabupaten Blitar. Alhamdulillah diberikan kemudahan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji sehingga bisa kembali ke Blitar dan berkumpul bersama keluarga masing-masing,” ungkap Bupati Rijanto.
Kepada para jemaah haji yang hadir dalam tasyakuran, Rijanto mengajak untuk memperkuat keimanan. Serta terus menjalin tali silaturahmi. “Semoga setelah melaksanakan ibadah haji keimanan semakin kuat, apalagi ini juga memasuki tahun baru Islam semoga kehidupan kita semakin baik ke depanya,” paparnya.
Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga mengajak jemaah haji yang hadir untuk mendoakan dua jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang telah wafat di tanah suci. Kepada ahli waris kedua jemaah haji yang meninggal di tanah suci ini Pemkab memberikan santunan sebesar Rp 18 juta.
“Total jemaah haji asal Kabupaten Blitar ada 876. Namun ada dua jemaah yang meninggal di tanah suci. Beliau adalah Haji Mansur warga Mronjo Kecamatan Selopuro dan ibu Hajah Ariyah warga Mandesan Kecamatan Selopuro. Untuk itu mari kita doakan bersama agar saudara kita mendapatkan tempat terbaik disisiNya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur Rijanto.
Bupati juga mengajak jemaah yang hadir untuk mendoakan satu jemaah haji yang saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz. Jemaah haji tersebut bernama Hajah Siti Mariam warga Desa Kemloko Kecamatan Nglegok.
“Kemudian ada satu lagi jemaah asal Kabupaten Blitar yang masih menjalani perawatan. Mari bersama-sama kita doakan agar beliau segera diberi kesembuhan dan bisa kembali ke tanah air,” pungkasnya. (adv.hms.mua)










