Bandara Dhoho Jadi Tempat Cek Kesehatan Gratis, BBKK Surabaya Ajak Penumpang Lebih Peduli Diri

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Suasana Bandara Internasional Dhoho, Senin (10/11), tampak sedikit berbeda dari biasanya. Di antara lalu-lalang penumpang dan suara pengumuman penerbangan, berdiri beberapa meja pemeriksaan kesehatan lengkap dengan alat cek tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol. Siapa pun yang datang boleh ikut memeriksakan diri gratis.

Kegiatan ini bukan sekadar layanan spontan. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Sosialisasi Aplikasi SATUSEHAT dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 serta menyambut kembali beroperasinya Bandara Dhoho Kediri setelah sempat berhenti sejak Juni lalu.

Sebagai bagian dari Kementerian Kesehatan RI, BBKK Surabaya memiliki peran penting di pintu masuk wilayah negara, termasuk bandara internasional seperti Dhoho. Upaya cegah tangkal penyakit menjadi tanggung jawab utama mereka. Kali ini, mereka ingin lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya di rumah sakit atau puskesmas, tapi juga di ruang publik seperti bandara.

pasang iklan_rev3

Kesehatan Jadi Gaya Hidup

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menjadikan cek kesehatan sebagai kebiasaan, bukan hanya ketika sakit. Sekitar 200 orang penumpang, pengunjung, dan pegawai bandara menjadi sasaran pemeriksaan.

Parameter yang diperiksa pun cukup lengkap: status gizi, tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, hingga saturasi oksigen. Setelah diperiksa, peserta bisa langsung berkonsultasi dengan dokter yang bertugas.

Menariknya, semua hasil pemeriksaan itu langsung terekam ke dalam aplikasi SATUSEHAT—platform resmi Kementerian Kesehatan RI yang mengintegrasikan seluruh data kesehatan masyarakat Indonesia.

“Melalui SATUSEHAT, masyarakat bisa menyimpan dan memantau data kesehatannya sendiri, dari riwayat vaksinasi hingga hasil pemeriksaan medis. Semuanya dalam satu genggaman,” jelas Kepala BBKK Surabaya, Dr. Rosidi Roslan.

Kemenkes Hadir di Ruang Publik

Bagi Rosidi, kegiatan di Bandara Dhoho ini lebih dari sekadar seremonial. Ia menyebutnya sebagai bentuk nyata dari visi “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”

“Melalui kegiatan cek kesehatan dan sosialisasi SATUSEHAT ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya. Kesehatan adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045, dan deteksi dini adalah langkah awal yang penting,” ujarnya.

Para penumpang yang baru tiba dari Jakarta pun tampak antusias. Sebagian mengaku baru pertama kali mengikuti pemeriksaan di area bandara.

“Lumayan, habis perjalanan jauh bisa tahu tekanan darah sama kadar gula,” kata Rini, salah satu penumpang asal Pare, sambil tersenyum usai diperiksa.

Membangun Kesadaran Bersama

Dengan kegiatan ini, BBKK Surabaya berharap kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan rutin dan pemanfaatan teknologi kesehatan digital bisa tumbuh di seluruh lapisan masyarakat.

Karena, di balik hiruk pikuk penerbangan dan kesibukan bandara, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: sehat itu bukan tujuan akhir, melainkan perjalanan yang harus dijaga bersama. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.