8 ‘Pojok’ Cerdas Himaptika UNP Sulap Desa Manggis Jadi Smart Village

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com —Sebuah gebrakan transformatif sukses diukir di Desa Manggis, Kecamatan Punju. Tim PPK Ormawa Himaptika (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika) dari UNP Kediri berhasil menuntaskan program pengabdian masyarakat ambisius dengan mendirikan delapan sentra kegiatan yang mereka sebut ‘Pojok’

Program ini secara lugas bertujuan mengoptimalkan potensi lokal dan mendorong terciptanya konsep ‘Desa Cerdas’ (Smart Village) di bawah bimbingan Dr. Ika Santia, M.Pd.

Kurikulum Inovatif: Belajar Asyik dengan Gamifikasi

pasang iklan_rev3

​Inovasi utama program ini terletak pada pendekatannya. Menurut Redista Nazriana, mahasiswa Pendidikan Matematika, timnya mengimplementasikan kurikulum berbasis gamifikasi dan joyful learning

Pendekatan ini memastikan pembelajaran di setiap ‘Pojok’ dilakukan secara menyenangkan dan berbasis permainan, menjadi solusi cerdas terhadap masalah rendahnya literasi yang ditemukan pada siswa SD.

Delapan Pojok, Delapan Potensi Maksimal Desa

​Program yang didanai Kementerian Saintek ini melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai lapisan, mulai dari anak-anak, Karang Taruna, BUMDES, hingga PKK. Untuk melampaui target minimal tiga pojok sebuah Desa Cerdas, Himaptika UNP mendirikan delapan fokus area:

Pojok Pendidikan (Literasi Sphere): Dilatih untuk mengolah sampah dan budidaya lele/kangkung, dengan proyek akhirnya adalah DIY pembuatan sempoa dari barang bekas.

Pojok Coding (Code Sphere): Mengajarkan literasi digital, terutama bagi adik-adik SD, dengan luaran proyek berupa finalisasi pembuatan game.

Pojok Lingkungan (Eco Sphere): Fokus pada pengelolaan sampah 3R, menghasilkan proyek seperti pembuatan lilin aromaterapi.

Pojok Wisata (Litrip Sphere): Melatih public speaking untuk optimasi pariwisata, dengan proyek akhir pembuatan peta interaktif.

Pojok Kesenian (Art Sphere): Meliputi pelatihan karawitan dan tari, yang berpuncak pada pertunjukan tari dan karawitan di lokakarya.

Pojok Kesehatan (Health Sphere): Memberikan layanan cek kesehatan dasar (tensi, gula, kolesterol) dan proyek pengecekan jamban yang baik.

Pojok Ekonomi Kreatif (Aircraft/Inox Sphere): Melatih pembuatan tas anyaman, gelang serut, dan gantungan kunci, yang berujung pada finalisasi produk-produk tersebut.

Pojok Olahraga (Sports Sphere): Melakukan pelatihan egrang, sepak bola, dan voli, dengan proyek pembuatan egrang untuk anak-anak.

​Setiap pojok melalui tiga tahap krusial: pelatihan, asesmen, dan pembuatan proyek nyata, mengusung konsep “Lingkar Yang” untuk mengkolaborasikan potensi desa dengan inovasi mahasiswa.

Luaran Digital dan Harapan Berkelanjutan

​Setelah lima bulan kegiatan, program ini meninggalkan legacy digital yang signifikan, termasuk Website Desa Manggis dan Aplikasi Manggis 360 Derajat yang berisi Augmented Reality dan Virtual Reality budaya desa. 

Meskipun sempat terkendala partisipasi waktu ibu-ibu rumah tangga, luaran ini diharapkan dapat membantu warga Mangis mengembangkan ekonomi-ekonomi baru—seperti pengelolaan lingkungan dan ekonomi kreatif—serta memastikan pojok-pojok ini berkelanjutan sebagai model bagi desa lain. (das) 

No More Posts Available.

No more pages to load.