Pemkot Blitar Tunggu Sepekan Sikapi Vonis Atas Samanhudi Anwar, Kenapa?

oleh -
Wakil Wali Kota Blitar saat menggelar jumpa pers, Jumat (25/1/2019). (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Merespon keputusan hakim Pengadilan Tipikor Surabaya yang menjatuhkan vonis terhadap Wali Kota Blitar nonaktif M. Samanhudi Anwar, Pemkot Blitar langsung menggelar jumpa pers, Jumat (25/1/2019). Dalam jumpa pers tersebut, Wakil Wali Kota Blitar Santoso mengaku belum punya rencana apapun untuk memaksimalkan penyelenggaraan pemerintahan Kota Blitar di sisa masa jabatan Samanhudi-Santoso.

Untuk diketahui, Samanhudi Anwar dijatuhi hukuman pidana penjara selama 5 tahun serta denda sebesar Rp 500 juta, dan juga dihukum pencabutan hak politiknya selama 5 tahun.

Baca juga:

Menurut Santoso, pihak kuasa hukum Samanhudi masih menyatakan pikir-pikir atas vonis yang telah dijatuhkan hakim. Untuk itu pihaknya masih akan menunggu sepekan untuk menentukan langkah apa yang akan diambil Pemkot Blitar. Termasuk untuk menentukan siapa yang akan menggantikannya sebagai Wawali saat dirinya naik menggantikan Samanhudi sebagai Wali Kota Blitar.

“Mekanisme ada di Dewan. Masih harus sidang paripurna, kemudian diusulkan (ke) Gubernur. Pemerintah daerah hanya sebatas memberikan pengantar saja. Belum ada nama sama sekali,” jelas Santoso.

Sementara ITU kuasa hukum Samanhudi, Bambang Harjuna yang juga hadir dalam jumpa pers mengaku, pihaknya masih pikir-pikir atas vonis lima tahun penjara dan pencabutan hak politik bagi Wali Kota nonaktif Blitar itu.

“Kami bicarakan dulu dengan keluarga dan beberapa pihak lainnya. Intinya, Pak Samanhudi tidak pernah menerima uang suap itu dan tidak ada kerugian negara yang ditimbulkannya,” ungkap Bambang. (mua)